Bab 06 : He Betrayed

109 13 12
                                        

"Ketika mencintai seseorang, aku bahkan akan memberikan jantungku untuknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ketika mencintai seseorang, aku bahkan akan memberikan jantungku untuknya. Lalu ketika orang itu lebih memilih untuk mengkoyak dadanya dan menginjak jantung itu hingga hancur, aku tahu yang terjadi selanjutnya adalah aku akan binasa; tapi aku tetap melakukannya. Dan sekarang, aku sekarat"

Mobil sport jenis Ferrari California T ini berdengung membelah jalanan kota Seoul yang sedikit lebih lengang daripada biasanya, didalamnya ada Kim Taehyung yang terduduk manis dikursi kemudi dan Yun Aera yang tengah memperhatikan kondisi jalanan kota dengan seksama. Suasana hening ini bertahan cukup lama, diantara keduanya belum ada yang memulai sebuah percakapan berarti selepas pergi meninggalkan penthouse .

"Bagaimana pekerjaanmu, Aera?"

Ucapan Taehyung yang akhirnya mengawali percakapan kali ini , Aera tersenyum simpul sebelum kemudian menanggapi "all is well, Yun Aera selalu melakukan pekerjaannya dengan baik" jawab Aera percaya diri , tak lupa disertai dengan gerakan tangan yang mengibas rambut panjangnya kebelakang dan memberikan kerlingan mata satu kali untuk mencairkan suasana

Taehyung terkekeh gemas, "Ya, tentu saja . Its You"

"Lalu, kontrak mu dengan Maheswara Group?" Tanya Taehyung sekali lagi, dan untuk pertanyaan kali ini membuat Aera sedikit terpaku ketika mendengarnya

Oh, bagus. Aera bahkan hampir melupakan kenyataan itu. Gadis itu menyesali karena terlanjur menekan kontrak dengan perusahaan besar itu tanpa tahu siapa yang berada dibalik kemudi nya. Apa itu artinya, ia akan selalu bertemu dengan Jeon Jungkook lagi setelah ini?

Aera berdeham sebelum membenarkan sedikit posisi duduknya dan menatap Taehyung yang sesekali menatap dirinya dan kembali terfokus pada komudi

"Aku menandatanganinya. Kau tahu? Jika aku sudah mengenal siapa Jeon sebelum menandatangani kontrak itu, aku lebih memilih untuk tidak melakukannya" sesal Aera sambil menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi mobil yang ia tumpangi

"Kenapa begitu? Kerja sama ini akan sangat bagus untuk kalian. Jungkook itu, dia sangat ahli dan kompeten dalam menyelesaikan pekerjaannya"

Aera terkekeh heran, "kau berbicara seolah hubungan kalian baik-baik saja , Taehyungie"

Jawaban itu sontak membuat Taehyung ikut terkekeh sebentar saat mendengarnya

"Hubungan kami baik. Kami tumbuh bersama-sama dengan Hyungku yang lain , hanya saja saat sudah sedikit lebih dewasa; kami lebih sering bertengkar dan kemudian berbaikan. Jungkook menjadi sedikit menyebalkan setelah kembali dari Amerika"

Ah, begitu rupanya. Namun dalam pandangan Aera, tatapan keduanya saat perdebatan tempo hari sudah sangat menjelaskan ada rasa benci yang tersirat. Mereka berdua seolah selalu terlibat didalam sebuah perlombaan, selalu memperebutkan posisi utama dan saling menunjukkan siapa diantara keduanya yang lebih unggul

"Ayah bilang apa? Mengapa tiba-tiba sekali meminta kita datang untuk makan siang bersama? Tidak biasanya" tanya Aera mencoba mengalihkan topik pembicaraan tentang Jungkook yang entah mengapa, ia selalu tidak ingin mendengar; bahkan hanya dengan menyebut namanya saja

Maheswara [M]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang