Happy reading readersnim~ jangan lupa vote nya hihi .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Setelah pertemuan dan perkenalan singkat mereka kemarin, kini taehyung sering datang ke caffe Jungkook meski hanya untuk memesan minum saja, selebihnya dia ingin bertemu dengan jungkooknya, sekarang taehyung tengah bersiap untuk pergi ke caffe Jungkook lagi, rencana nya dia ingin mengajak Jungkook pergi jalan jalan. Taehyung telah sampai di caffe milik Jungkook dan segera masuk, Jungkook yang melihat intensitas taehyung pun berjalan menghampirinya.
"Ohhh Tae Hyung mari duduk" ajak Jungkook sambil mengajak taehyung untuk duduk di bangku yang dekat darinya, taehyung pun mengangguk mengikuti Jungkook. Ohh yaa kini Jungkook memanggil taehyung dengan sebutan Hyung Karena taehyung sendiri yang menyuruh katanya supaya lebih akrab dan dekat. Sementara Jungkook hanya mengiyakan saja meski awalnya ragu.
"Jungkook apa kau sibuk hari ini?" Tanya taehyung
"Tidak juga Hyung, memang kenapa?"tanya Jungkook sambil melihat kearah taehyung.
"Aku hanya ingin mengajakmu jalan jalan disini Jungkook itupun kalau kau mau," ucap taehyung
"Emmm baiklah Hyung, aku akan berpamitan pada eomma ku dulu, tunggu sebentar hyung"ucap Jungkook dan kini dia berjalan menemui eomma nya untuk berpamitan, taehyung pun mengangguk mengiyakan.
Setelah berpamitan pada jeon Luhan kini taehyung dan Jungkook keluar caffe menuju mobilnya, dia ingin berjalan jalan menghabiskan waktunya dengan Jungkook mungkin pergi ke taman atau tempat yang lainnya. Kini taehyung dan Jungkook sudah berada dalam mobil,sepanjang perjalanan mereka hanya diam tanpa kata dengan rasa gugup, mungkin Jungkook saja yang gugup karena taehyung terlihat sangat tenang.
Lama tidak bersuara akhirnya Jungkook pun memulai pembicaraan dan bertanya pada taehyung,
"emm Tae Hyung, kenapa Tae Hyung ingin mengajak aku pergi jalan jalan?"tanya Jungkook sedikit malu dan tidak berani menatap taehyung.
"Karena aku ingin menghabiskan waktu denganmu Jungkook,"jawab taehyung menoleh Jungkook sekilas. Jungkook yang mendapat jawaban dari taehyung pun kini bertanya lagi
"tapi kenapa aku Hyung? Apa kekasih Hyung tidak marah?" Tanya Jungkook lagi
"Itu karena aku menyukaimu Jungkook, dan aku tidak memiliki kekasih, kau yang akan jadi kekasihku nanti"jawab taehyung tanpa ragu dan jawaban itu pun mampu membuat Jungkook membelalakkan matanya karena terkejut., Apa dia tidak salah dengar, apa taehyung hanya bercanda, itulah yang dipikirkan Jungkook saat ini. Tak bisa dipungkiri kalau dalam hati jungkook dia sangat bahagia karena merasa disukai oleh taehyung,pria yang juga dia sukai. Tapi Jungkook tidak mau berharap atau senang berlebihan takutnya itu hanya bercanda. Jungkook pun tak menjawab lagi dan memilih untuk diam.
Kini taehyung telah sampai di taman bersama Jungkook, mereka memutuskan untuk ke taman saja sesuai permintaan Jungkook dan taehyung hanya menuruti yang penting jungkooknya merasa nyaman, Mereka duduk di bangku taman tapi masih diam tidak ada yang memulai pembicaraan, hingga taehyung lebih dulu berbicara.
"Jungkook" panggil taehyung
"Ya Hyung, ada apa?" Jawab Jungkook sambil menoleh pada taehyung yang kini sedang menatapnya
"Emm tidak ada, apa kau merasa nyaman pergi denganku Jungkook? Maksutku apa kau sudah memiliki kekasih atau semacamnya, "tanya taehyung, kini mereka saling berhadapan.
"Aku merasa nyaman bersama mu Hyung dan aku tidak pernah memiliki kekasih"jawab Jungkook sambil tersenyum pada taehyung, taehyung yang mendengar pun bersorak senang karena dia akan lebih mudah mendapatkan Jungkook pikirnya.
"Terima kasih kook karena kau sudah mau pergi denganku" ucap taehyung sambil memegang tangan Jungkook.
"Sama sama tae Hyung" jawab Jungkook sembari tersenyum memamerkan gigi kelinci nya. Mereka disana cukup lama hingga waktu tidak terasa sudah sore dan memutuskan untuk pulang.
"Aku pulang dulu kook terima kasih karena sudah mau pergi denganku"ucap taehyung sambil mengusak rambut Jungkook. Jungkook yang diperlakukan begitu oleh taehyung pun hanya bisa menunduk malu, jangan lupa mereka kini sudah didepan caffe dan otomatis ada orang yang melihat juga.
"Sama sama Tae Hyung, terima kasih juga karena telah mengajakku" jawab Jungkook sambil tersenyum malu, demi apapun kini pipi Jungkook mungkin terlihat seperti kepiting rebus karena malu diperlakukan seperti ini.
"Baiklah Sampai jumpa lain waktu, dan fikirkan kembali ajakan yang ku berikan padamu kookie"ujar taehyung tersenyum hangat pada Jungkook,
Jungkook sungguh terpesona sekarang karena senyuman taehyung yang demi apapun terlewat tampan. Kini taehyung beranjak pergi dari sana untuk menuju caffe. Terhitung sudah hampir 2 Minggu taehyung berada di Busan dan itu membuat Jimin kesal setengah mati terhadap sahabatnya itu, bagaimana tidak kalau pekerjaan dikantor semua dia yang mengurus, belum lagi pekerjaan Jimin sendiri sebagai sekretaris dan itu membuat Jimin harus lembur dan tidak bisa bertemu dengan pujaan nya. Rasanya Jimin ingin sekali mencekik sahabatnya itu karena sudah membuat dia menjadi manusia paling sibuk dimuka bumi ini.
Kini Jungkook tengah memikirkan tawaran taehyung yang diberikan padanya, sebetulanya Jungkook tadi sempat bercerita pada taehyung kalau impian dia ingin bekerja di perusahaan besar menjadi sekretaris ataupun karyawan biasa juga tidak masalah, namun semuanya harus Jungkook kubur karena mengingat dirinya yang susah mendapat pekerjaan karena hanya lulusan menengah atas, dan taehyung yang mendengarnya pun tidak menyiaakan kesempatan untuk lebih mendekati Jungkook dengan cara menawarkan pekerjaan di perusahaannya. Tapi Jungkook belum memberi jawaban, dia akan memikirkan terlebih dahulu apalagi ini di Seoul yang jauh dengan ibunya.
Flashback on
"Kook apa kau mempunyai impian?" Tanya taehyung yang mulai penasaran dengan hidup Jungkook
"Ada Hyung, semua orang pasti mempunyai impian, aku ingin bekerja di perusahaan besar seperti appa ku dulu, aku ingin menjadi sekretaris diperusahaan besar, itu mimpiku sejak aku duduk di bangku menengah pertama,tapi sepertinya aku tidak bisa menggapai mimpi itu karena aku hanya lulusan menengah atas dan itu akan susah untuk melamar pekerjaan apalagi menjadi sekretaris" jawab Jungkook lesu.
Taehyung yang mendengar itupun langsung menjawab dengan senang hati
"Bagaimana kalau kau bekerja di perusahaanku kook? Kau bekerja denganku menjadi asisten pribadiku, masalah gaji tenang saja aku akan membayar gaji besar untukmu kook, kau ikut denganku ke Seoul lalu bekerja diperusahaan ku, " jawab taehyung
"itupun kalau kau mau" lanjut taehyung .
Jungkook yang mendengar itupun senang dan langsung menghadap taehyung .
"Wahhh benarkah Hyung? Apa aku bisa bekerja diperusahaan mu?"tanya Jungkook antusias, setelah mengingat jika harus ke Seoul Jungkook Kembali lesu, itu artinya dia harus jauh dari eomma nya, tapi Jungkook juga tidak mau menyia nyiakan kesempatan ini, Karna ini kesempatan emas baginya mudah masuk perusahaan besar seperti impiannya. Taehyung yang melihat Jungkook sedang berfikir pun memegang pundak Jungkook.
"Fikirkan dahulu kook tidak usah terburu buru, aku akan menunggu jawabanmu apapun itu" ucap taehyung. Dan Jungkook pun hanya mengangguk sambil mengucapkan terimakasih pada taehyung.
Flashback off
"Sepertinya aku harus berbicara dulu pada eomma, aku tidak mungkin mengambil keputusan tanpa sepertujuan eomma, sebaiknya sekarang aku bicara dengannya" gumam Jungkook langsung menuju kamar eomma nya.
Hallo readersnim aku up lagi nihh, sengaja aku mau cepet selesain nih cerita sebelum jiwa pemalasku comeback wkwkw.
So,
Jangan lupa vote dan komen nya wahai readersnim.
Khamsahamida 💜💜
KAMU SEDANG MEMBACA
Kim Sajangnim (Vkook)
RomanceJeon Jungkook, namja cantik dan manis yang kesehariannya membantu sang eomma dicafe sederhana miliknya. Kim Taehyung, Namja yang sangat tampan dia dijuluki King Of Business karena kesuksesan nya diusia muda dan menduduki perusahan nomor satu di dun...
