Bab 2 "Aku dan Atasanku"

287 230 55
                                        

diruang atasan...

Saat syella dan Jonathan sedang sarapan bersama, tiba-tiba sekretaris Jonathan masuk dan mengatakan pada dirinya bahwa 15 menit lagi akan ada rapat dan setelah memberitahukan Jonathan, sekretaris itu pun keluar.

Jonathan menghentikan sarapan nya dan kembali bekerja, syella yang melihat Jonathan kembali mengerjakan pekerjaannya, lantas menarik berkas-berkas tersebut dan...
"Pak ada saatnya bekerja dan ada saatnya untuk makan, jadi sekarang pak lebih baik makan dan biarkan saya yang mengurus ini" Ujar Syella yang mengambil berkas-berkas itu.

Jonathan yang melihat keprofesionalan seorang syella, mulai merasakan ada sebuah benih cinta yang tumbuh.

Awalnya Jonathan hanya mengganggap ke profesionalan seorang syella hanya sebatas kerja saja, namun setelah Jonathan melihat secara langsung tak hanya keprofesionalan saja yang Jonathan liat pada diri syella namun juga perhatian tulus yang tak pernah ia lihat pada siapapun.

Saat syella sedang mengerjakan berkas-berkas tersebut, Jonathan datang menghampiri syella dan menyuapi syella dan...
"Kau juga harus sarapan, aku tak ingin ada pegawai ku yang sakit hanya karna aku tak dapat merawat mereka" ucap Jonathan dan menyuapi syella

Syella yang melihat sikap dan perilaku yang Jonathan berikan pada nya membuat semakin tak karuan, namun disatu sisi syella harus tetap berfokus pada berkas-berkas yang tengah ia kerjakan.

Setelah semua berkas-berkas itu selesai, syella kembali duduk dan makan bersama-sama dengan Jonathan dan setelah mereka sarapan, mereka mempersiapkan diri untuk melakukan rapat yang telah dijadwalkan tadi.

●●●

diruang rapat...

Tegang, hening dan sunyi itulah yang tergambarkan saat mereka semua di dalam ruangan itu. Ketegangan nampak di wajah setiap orang, namun tidak dengan syella, ia tampak sangat santai dan bahkan tak memiliki Ketegangan sama sekali pada raut wajahnya.

Selama rapat, syella terus menunjukkan sikap ke profesionalan dirinya di depan semua orang dan itu terus membuat Jonathan kagum dan bangga padanya.

Saat selesai rapat, semua orang akhirnya bisa bernafas lega. Hilang semua rasa cemas dan Ketegangan yang sedari tadi melingkupi ruangan itu.

Saat yang lain sudah keluar dari ruangan itu, hanya tersisa Cella, Syella dan Jonathan, lalu...
"Apa kau ingin ikut makan bersama kami syel?" Tanya cella tepat selesai rapat

"Seperti tidak, aku hanya ingin kembali ke ruangan ku dan beristirahat sebentar saja disana" Timpal Syella sambil tersenyum

Setelah mendapatkan jawaban dari sang rekan kerja cella pun melangkah keluar bersama dengan yang lainnya dari ruangan tersebut, dan saat yang lain sudah di luar...
"Tunggu dulu" Seru Jonathan dan menghentikan langkah syella

Syella pun menoleh ke belakang dan...
"Ya ada apa pak?" Timpal syella yang bingung

"Apa nanti malam kau memiliki waktu senggang?, aku ingin mengajakmu untuk minum bersama" ucap Jonathan yang sedikit canggung

Syella bingung terhadap pertanyaan yang dilontarkan oleh sang atasan dan...
"Ada pak, lagi pula mengapa pak bertanya seperti demikian?" Tanya syella yang bingung

(Hanya menggelengkan kepalanya)

Setelah itu Jonathan langsung melangkah pergi dari ruangan itu dan meninggalkan syella di belakang nya.

Third Boyfriend? || 『END』Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang