Chapter 20 : The Last Night

129 75 6
                                        

Annyeong Yeorobun

⚠️WARNING⚠️

TERDAPAT BEBERAPA ADEGAN YANG TAK BOLEH DITIRU DALAM PART INI, JADI DIHARAPKAN UNTUK KALIAN BIJAK DALAM MEMBACANYA DAN TAK DISARANKAN UNTUK MENCONTOHNYA


And Happy Reading Yeorobun

Selama diperjalanan, Syella dan Michael tak banyak berbincang. Bisa dikatakan kecanggungan diantara mereka sedang terjadi karna kejadian di cafe sore tadi.

Saat diperjalanan menuju pulang, tiba-tiba saja hujan turun dan dengan segera Michael menepikan kendaraan nya dan mereka pun berteduh di salah satu tempat.

Syella mulai merasakan dinginnya malam yang disertai hujan, ia mulai menggosok-gosokan kedua tangannya itu, Michael yang melihatnya lantas mendekati syella dan...
"Kau sudah basah syel, apa perlu kita cari sebuah penginapan disini untuk sekedar menghangatkan tubuh?" Tanya Michael

Syella yang mendengarnya hanya mengganggukan kepalanya dan ia masih terus menggosok-gosokan tangannya.

Michael pun segera mengambil ponselnya yang ia letakkan di saku nya, dan mencari sebuah penginapan yang terdekat disana. Dan saat tengah mencari, Michael mendapatkan satu penginapan yang jaraknya tak terlalu jauh, kemudian Michael memberitahukan nya pada syella dan ia pun setuju untuk pergi ke penginapan tersebut.

Michael yang melihat hujan yang masih saja turun, lantas memberikan jaket yang Michael kenakan untuk melindungi kepala syella dari hujan dan dengan senang hati syella menerima nya. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju penginapan terdekat.

~~Sesampainya dipenginapan~~

Syella langsung menghampiri meja resepsionis diikuti oleh Michael di belakang, dan...
"Permisi pak, apakah disini masih ada kamar yang tersedia?" Tanya syella yang tengah menahan dinginnya cuaca

Ketika sang resepsionis ingin mengatakan jawabannya, Michael sontak memberikan sebuah isyarat pada sang resepsionis dengan mengacungkan salah satu tangannya, dan sang resepsionis yang mengerti lantas...
"Iya bu, kami masih memiliki kamar yang tersedia" ucap resepsionis

Syella yang mendengarnya lantas tersenyum dan...
"Kalau begitu saya pesan 2 kamar ya pak" timbal syella

"Mohon maaf bu, kamar yang tersedia hanyalah 1 dan itu juga kalau mau ibu memesan nya" timbal sang resepsionis

Syella yang mendengarnya sontak terkejut, ia membalikkan badannya dan menghampiri Michael kemudian...
"Hanya ada 1 kamar el, bagaimana ini?" Tanya syella yang bingung

Michael hanya mengerditkan bahunya tanda ia memberi respon tak tau harus bagaimana dan...
"Apa mau cari penginapan lain?" Tawar Michael

Syella yang sudah tak tahan dengan dinginnya cuaca serta hujan akhirnya memilih untuk mengambil kamar tersebut, dan ia kembali ke meja resepsionis untuk memesan kamar tersebut lalu setelah ia memesannya, sang resepsionis memberikan kunci kamar itu pada syella.

Saat mereka tengah menuju kamar...
"Aku harap malam ini, akan menjadi malam yang sangat tenang" Batin syella

Ya saat mereka tengah menuju ke kamar, pikiran syella sudah memikirkan hal-hal yang tak karuan, namun ia tetap berusaha untuk berfikir positif pada saat seperti itu.

Setibanya mereka di depan pintu kamar, syella langsung memutarkan kunci kamarnya dan membukakan kamar tersebut. Saat mereka di dalam, mereka berkeliling sejenak untuk sekedar memastikan saja dan ketika semuanya sudah terlihat tak ada yang mencurigakan...
"Aku ingin mandi lebih dahulu" ucap mereka secara bersamaan

Third Boyfriend? || 『END』Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang