6

27 10 2
                                        

Begitulah kehidupan sehari-hari mereka, selalu penuh canda dan tawa. tiada hari tanpa keributan, benar-benar indah. sayang sekali, kebahagiaan itu tidak selamanya indah. bertepatan pada hari ulang tahunku yang ke-21, kejadian yang tidak pernah aku sangka justru berujung maut. Aku benar-benar tidak percaya, kenapa harus di hari bahagia ini? aku tak menyangka. kelalaian ku membuat dia meninggal, ini salahku. aku harus melakukan itu, bagaimana kalau dia tidak terima? tolong aku Nathan. Eros? Sean? you hear me? Help me.

Kejadian sebelum masalah timbul.

Disebuah laboratorium, University Harvad. Di  Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat







"Ayolah mau sampai kapan terus berkutik dengan kertas-kertas itu?"

"Shut up! aku sibuk, tolong jangan ganggu. lebih baik hubungi saja pacarmu itu Eros!" Kesal seorang berambut middle hair  itu tengah mengerjakan sesuatu, perempuan dengan rambut putih sedikit kebiruan. ia adalah mahasiswi dokter.

"You're not cool Ocean, come on honey. poor Liam, he whines at me!" Seru Eros, saat ini dia berada di lab milik Wiletten. Wiletten akan mengerjakan beberapa tugas dari dosennya itu, ia harus teliti.

"No!" Tolak Wiletten

"Ck tidak asik! awas aja nanti, bye mau ketemu Sean" ucapnya pergi begitu saja.

Erious dan Sean adalah sahabat karib, walau mereka terpisah karena jarak tapi itu tidak membuat keduanya berhenti berhubungan. Erious sering menghubungi Sean walau ia suka bingung Sean mana, terkadang ia dijahili oleh saudaranya itu. Erlangga Sean, Abang Sean. Wiletten kini melihat handphone nya. ada pesan dari kembaran nya

 ada pesan dari kembaran nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Dia susah sekali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Dia susah sekali...."

"hey Will, you take care of this please. I'm called Miss Miranda" ujar teman lab nya itu, ia melambaikan tangannya.

"Alright, see you soon!"

"You too my best!"

Temannya pun pergi begitu saja, ia melihat notifikasi. orang yang dia suka, maksudnya teman lamanya.

Everything That Is Liar [disconnected]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang