Kini Arthur terdiam, karena kerusakan dinding maka sekolah diliburkan selama 3 Minggu. Mereka akan diberikan tugas setiap jam pelajaran.
Di kamar Arthur
Kini dirinya terbaring di ranjang miliknya, ia masih nyenyak tidur. namun dari luar ada orang yang menjaganya setiap hari tanpa lelah, itu sosok kemarin. Dia hanya tersenyum melihat Arthur tertidur.
Mari kita lihat di kamar Alex, Caius, Austin, dan Justin.
Dikamar alex
Ia sedang bermain game di PC-nya itu, sepertinya keasikan. tanpa sadar ada yang mengawasinya namun bukan sosok kemarin, ia tertawa.
"Pfft bagaimana ya? ah tidak seru kalau dari Alex, lebih baik dari yang lain... oh siapa itu?" bingung orang ini saat ada wanita masuk ke kamar Alex.
"Eeh!" Kaget Alex saat PC nya mati, ia menoleh dan tersenyum kaku.
"H-Hannah????"
"Iya..... tuan jangan kebanyakan main, coba lihat jam. sudah jam 2, anda belum makan siang bahkan tugas dari guru tidak di kerjakan. saya sita dulu ya, akses internet saya ganti ya lalu makan soup dan sayur-sayuran dulu" tekan Hannah, ia lupa ada Alex yang susah di atur. Beruntung Caius sudah ia todongkan senapan, kini giliran Alex.
"Eehh!! Jangan dong Hannah, huh nanti gimana kalau ada apa-apa?"
"Kan sudah ada jam tangan, itu juga penting loh"
"Gabisa make, susah"
"Belajar cara pakai, nah sekarang saya sudah bawakan soup sayur. nah ini tugasnya di kasur ya, silakan mengerjakan" ucapnya tersenyum, ia membawa PC dan mengganti akses internet nya. kini Alex terpaksa mengerjakan tugas dan memakan sayur-sayuran, ia sangat benci itu.
Kembali lagi ke orang aneh itu, ia tersenyum lebar. sepertinya informasi ini tidak sia-sia, kini ia turun dan pergi.
"Ada yang aneh tadi di kamar tuan Alex.... lebih baik ku cek" Gumam Hannah, ia merasakan sesuatu.
Kini Erious bersama si kembar, Aujus. entah kenapa ia tidak mengerjakan dokumen lainnya, ia lebih memilih menemani anak-anak.
Pov Erious
"Dad" panggil Justin.
"Kenapa Justin?" Tanyaku.
"Tadi aku ke kamar Arthur tadi disuruh Alex buat ambil buku nya yang di ambil, terus pas aku masuk kok ada yang mantau lagi tidur?" ungkapnya.
"Oh..... Itu ya? tidak apa-apa, ayah sudah membuatnya tidak bermacam-macam" balasku.
"Oooh gituu, eh iya dad. aku lupa, soal Austin. dia cerita kalau pernah ditabrak, katanya perempuan. itu benar ya?" lanjutnya, aku terkejut. Apa Austin masih ingat? aku langsung memanggil Austin yang asik memandikan hewan peliharaan nya.
"Iyaaa dad, kenapa?"
"nanti jangan takut lagi oke sama kakak-kakak mu, apalagi Arthur"
"Loh, kok gitu. lagi bahas apa sih memangnya?"
"Iya, nggak bahas apa-apa cuma nasehatin. nah sekarang, ayah mau ke ruang kerja dulu. kalian mau main disini atau kemana?"
"ke kamar caius!" Pinta Austin
"Aku ke kamar Alex ajaa" pinta Justin, aku langsung mengantar mereka ke kamarnya. Aku langsung pergi ke ruang kerja, setelahnya aku duduk dan diam.
batin Erious
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything That Is Liar [disconnected]
Acciónpict by: @cancallmecap128. on twitter Bagaimana kalau kita harus menjalani hidup yang sedari dulu tidak pernah kita inginkan? kenapa harus kami yang berkorban demi orang lain, aku selalu bertahan. Sebuah cerita tanpa epilog yang menyenangkan, membua...
![Everything That Is Liar [disconnected]](https://img.wattpad.com/cover/329493320-64-k329807.jpg)