Karena Vans cuti, terpaksa Abyan sendiri menemui Rose ralat melabrak wanita itu lebih tepat nya.
"Buka pintu mu jalang!" teriak Abyan, katakan lah sopan santun nya sudah hilang, yang jelas saat ini ia sangat ingin memberi perhitungan.
Tak lama pintu terbuka namun bukan Rose yang membuka tapi seorang pria.
"Kenapa kau yang membuka pintu nya, dimana jalang itu?" ucap Abyan, ia sudah ingin menemui Rose.
"Maksud mu Rose?" tanya Grey, ia merasa aneh dengan sikap Abyan.
"Ya siapapun namanya, aku ingin memberi perhitungan pada jalang itu." sahut Abyan menggebu.
"Hey, bung ada apa ini? Ada masalah apa kau dengan Rose sampai semarah itu." ucap Grey, ia tak terima Rose nya di hina.
Abyan menghela napas nya. "Menyingkirlah, tak usah ikut campur." ucap Abyan, emosi nya sudah tersulut.
"Dia sedang mandi, aku tak mau hal-hal yang tak di inginkan terjadi pada Rose, apalagi melihat sikap mu yang seperti ini." tutur Grey.
Bugh
Abyan sudah kesal, ia tak segan-segan menghajar Grey tak peduli dengan reputasi nya saat ini.
"Tutup mulut, sialan mu." desisnya. "Kau tak tahu apapun, berhenti berbicara omong kosong." lanjutnya.
Bugh
Grey tak diam saja ia menghajar balik Abyan, membuat pria manis itu limbung beberapa langkah ke belakang.
"Apa pantas sikap seperti itu, kau pria dan ingin menyakiti wanita." ucap Grey, ia menarik kerah kemeja Abyan.
"Apa dia wanita?" kekeh Abyan. "Apa pantas jalang itu, diberi tingkatan suci seperti wanita, bahkan dia tak pantas di sebut jalang saking menjijikan nya." ucap Abyan.
Bugh
Grey sudah hilang kesabaran, ia tak tahu masalah Abyan dengan Rose apa, ia sudah tak bisa berpikir jernih dengan segala ucapan keji Abyan.
"Sekali lagi kau memukul ku, akan ku pastikan kau merasakan apa yang kurasakan." kecam Abyan, ia menarik kerah baju Grey, sampai keduanya saling menghimpit.
"Wanita yang kau bela itu, dia menghancurkan hidup ku." tekan Abyan. "Dia.."
"Grey!" pekik Rose, ia menghentikan ucapan Abyan.
Melihat Rose keluar dengan kimono nya, Grey melepas cengkraman nya dari Abyan.
"Kenapa kau bertengkar dengan nya?" tanya Rose saat melihat lebam di wajah Grey.
Abyan merotasikan matanya malas, sudah mendapatkan Arsen, wanita ini ingin mengencani pria lain? Jalang saja lebih tahu diri dari pada ular di depan nya.
"Aku tidak apa-apa, ada masalah apa kau dengan pria ini?" tanya Grey, membuat Rose gelagapan.
"Katakan padanya jalang, hal tercela apa yang membuat ku ingin melenyapkan mu." tutur Abyan, dengan mata tajam terus menusuk Rose.
Namun bukan nya berbicara, Rose malah terisak menangis, membuat Abyan sebal.
"Lihat drama apa lagi ini." monolog Abyan kesal.
Rose menangis terisak, ia memeluk lengan Grey, seakan meminta perlindungan dari pria itu.
"Kau tahu Grey?" ucapnya di sela isakan.
"Dia merebut Arsen dari ku, dia bahkan mengusir ku, sudah jelas dia orang ketiga di hubungan ku." tutur Rose sangat terdengar menyedihkan.
"Berhenti berkata omong kosong, sialan." ucap Abyan.
KAMU SEDANG MEMBACA
LUKA [Lengkap]
Romansaaku menyerah, aku tak bisa lagi bertahan. _Abyan Alanzo_ aku percaya menyesal, adalah hal terburuk di dunia. _Arsen Alejandro_ Start_09 desember 2022 END _24 desember 2022
![LUKA [Lengkap]](https://img.wattpad.com/cover/328502240-64-k429058.jpg)