Pempek

3.4K 427 70
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan diambil dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Tujuh hari setelah audisi rampung dikerjakan, para juri dan crew ajang kompetisi masak terbesar di Indonesia itu akhirnya kembali berkumpul

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tujuh hari setelah audisi rampung dikerjakan, para juri dan crew ajang kompetisi masak terbesar di Indonesia itu akhirnya kembali berkumpul. Mereka akan mengadakan meeting pertama sebelum nantinya melakukan meeting gabungan sekaligus teken kontrak bersama 12 peserta final, yang sudah berhasil lolos ke babak galeri.

Sarah yang baru masuk ke dalam ruang meeting tak bisa menahan tawa ketika melihat beberapa crew menghela napas seolah lega sesaat setelah melihat kehadirannya.

"Siang, Chef." sambut keempat crew yang sebelumnya duduk canggung di sekitar Liam. Pada meja bundar berkapasitas 16 orang itu, mereka duduk di sisi kiri Liam. Berjarak tiga kursi karena tidak ingin terlalu dekat, tapi tidak ingin juga duduk berseberangan dengan si juri galak.

Liam yang awalnya sedang sibuk dengan gadgetnya pun sempat menaikkan pandangannya sekilas dan menyapa Sarah dengan sebuah anggukan kecil.

"Kalian udah makan siang belum? Saya bawa pempek. Kalau mau langsung ambil di pantry aja ya, lagi diangetin sama Tia." katanya menyebut nama asisten pribadinya.

"Wah Chef Sarah emang the best, tahu aja kita laper. Makasih, Chef." kata salah satu crew yang langsung melenggang keluar, diikuti oleh tiga rekannya yang lain.

Kini di dalam ruang meeting hanya tersisa Liam dan Sarah, yang duduk beberapa kursi dari Liam. Beberapa menit hening hingga Sarah akhirnya bangkit dan duduk di kursi yang berada tepat di sebelah Liam. Pria yang tatapannya masih terpaku serius pada layar gadget di tangannya.

Sarah diam-diam memperhatikan sisi wajah Liam, lalu turun menilik penampilan rekannya itu. Ia sadari, penampilan Liam selalu terlihat gelap dan cenderung tertutup. Wajahnya yang menunduk hampir tidak terlihat karena topi hitam yang ia pakai.

 Wajahnya yang menunduk hampir tidak terlihat karena topi hitam yang ia pakai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang