Baked Cracker Cutlets

2.4K 349 49
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan diambil dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Bukan yang pertama kali, tapi Chery tetap kaget dan tidak habis pikir dengan tingkah Liam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bukan yang pertama kali, tapi Chery tetap kaget dan tidak habis pikir dengan tingkah Liam. Pria itu lagi-lagi melakukan semua hal dengan sesukanya. Ia bahkan belum menjawab ajakan Liam. Tapi belum 24 jam berlalu, pria itu sudah mengirimkan lampiran tiket penerbangan, dengan tujuan Lombok, sudah terpesan atas namanya, lewat pesan singkat. Catat. ATAS NAMA CHERYSSA BRUSCHWEILER!

Dengan panik ia langsung menanyakan dari mana Liam mengetahui informasi pribadinya. Nomor identitas dan tanggal lahirnya. Tapi bukannya mendapat jawaban, pesan yang terkirim hanya menampilkan tanda centang satu yang setelah satu menit ditunggu tidak juga berubah. Entah ini kode agar Chery tak akan bisa menolak atau bagaimana, Chery sangat tidak menyukai cara yang Liam lakukan.

Belum reda kekhawatirannya tentang sosok misterius yang mengirimkannya pesan anonim kapan lalu, kini Liam membuat semua semakin kusut. Walaupun setelah pesan kemarin tidak ada pesan atau teror lanjutan yang ia terima, tapi itu juga tidak membuat Chery tiba-tiba mau untuk kembali bepergian dengan Liam. Orang waras mana yang mau terjun kedalam masalah yang sama untuk kedua kalinya? Terlalu beresiko.

Lalu tentang hubungan antara Liam dan Sarah yang entah apa. Semakin dipikirkan kepala Chery semakin penuh dan rasanya akan meledak. Liam bener-benar berbahaya. Sosoknya terlalu besar untuk ada di dalam kepala.

Setelah terlalu banyak menghabiskan waktu berpikir di kamarnya, Chery akhirnya memutuskan untuk keluar dan meninggalkan ponselnya di atas nakas sebelah ranjang. Ia akan menghubungi Nathan nanti malam setelah kakaknya itu sudah tidak sibuk.

"Udah mau pergi Tan?" Chery ikut bergabung dengan Tante Henny dan Segara yang duduk di ruang tamu.

"Iya, jemputan Tante sebentar lagi nak sampai. Kau betul dak akan kemana-mana, Cher?" Chery menggeleng lalu tatapannya teralih pada sosok yang sedang menguap sambil menyandar malas pada punggung sofa.

 Kau betul dak akan kemana-mana, Cher?" Chery menggeleng lalu tatapannya teralih pada sosok yang sedang menguap sambil menyandar malas pada punggung sofa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang