Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemerandisesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan diambil dari Pinterest.
Don't forget to VoMent Happy Reading!!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Liam lagi-lagi melakukan semua hal dengan sesukanya. Chery bahkan belum menjawab ajakan Liam di gazebo kemarin siang. Tapi saat ini, pria itu sudah mengirimkannya pesan singkat berupa dokumen yang memperlihatkan tiket menuju Lombok yang sudah terpesan atas namanya. Beruntung pria itu sudah tidak lagi mengirimkan runtutan chat atau telepon padanya.
Hingga saat ini, Chery belum tau siapa si pengirim foto yang sukses membuatnya overthinking selama beberapa hari terakhir. Beruntungnya, tidak ada foto atau ancaman lain yang dikirimkan padanya. Tapi itu juga tidak membuat Chery tiba-tiba mau untuk kembali bepergian dengan Liam. Terlalu beresiko. Apalagi karena Liam dan Sarah yang sepertinya memang memiliki sebuah hubungan yang entah apa. Mengingat Chery beberapa kali menyaksikan sendiri moment antara kedua juri itu.
Chery akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamar dan meninggalkan handphonenya diatas kasur. Ia akan bicara pada Nathan nanti malam setelah kakaknya itu sudah tidak sibuk.
"Udah mau pergi tan?" Chery ikut bergabung dengan Henny dan Segara yang duduk diruang tamu.
"Iya, jemputan udah mau sampe. Kamu beneran ngga akan kemana-mana?" Chery menggeleng lalu tatapannya teralih pada sosok yang sedang menguap dihadapannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Eh udah sampe nih jemputannya. Jaga rumah ya Cher, tante pergi dulu. Kalo Dion macem-macem, laporin aja sama tetangga. Dah Segara yang ngga ada segar segar nya." Chery terkekeh sambil ikut bangkit dan mengantar Henny keluar. Dirinya lalu kembali lagi keruang tengah. Hanya ada Segara disana dengan posisi yang masih sama tapi sudah memejamkan mata.
Chery mengganti chanel pada TV pipih dihadapannya. Memilih siaran apa yang sekiranya seru untuk ditonton sambil menunggu Dion yang sedang bersiap-siap.