Greek Lamb Meatballs

2.5K 360 56
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan diambil dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Gerakan semua orang yang belum sepenuhnya masuk ke ruang tunggu tiba-tiba membeku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gerakan semua orang yang belum sepenuhnya masuk ke ruang tunggu tiba-tiba membeku. Bahkan Segara yang biasanya cukup acuh dengan masalah orang lain pun ikut bereaksi sama setelah mendengar celetukan itu.

Nancy yang merasa tersindir pun berbalik, menatap tidak suka pada Paramitha yang kini tengah menghadapnya, sambil melipat tangan di depan dada. Tatapan mereka saling lekat, menghantarkan hawa ketidaksukaan pada satu sama lain dan sukses membuat orang-orang di sekitar mereka tambah tegang dan tidak nyaman.

"Pardon me?" katanya tak terima. Segara yang malas terlibat lebih jauh pun memilih untuk kembali keluar dari ruangan, pergi entah kemana. Sementara Bobby berdiri di antara keduanya, mencoba menghindari resiko yang sudah terbayang di kepalanya jika memikirkan bagaimana cara dua wanita menyelesaikan masalah. Pasti akan ada debat panas dan yang paling parah dan juga harus dihindari, adalah kontak fisik.

Chery yang berdiri di belakang Nancy pun berusaha untuk ikut membantu. Meraih pundak Nancy dan mengelusnya pelan. Berharap emosi gadis itu tidak semakin tersulut.

"Nggak masuk akal aja kalau bahan gue bisa sama kayak punya orang lain. Persis!" Paramitha yang tak kenal takut, hendak maju satu langkah namun terlanjur ditahan oleh Tante Henny.

"Udah udah. Kebetulan aja kali, Mith." Dion yang bermaksud menengahi malah mendapat delikan tajam dari Paramitha.

"Cih, emang dia nyontek! Waktu evaluasi menu minggu lalu lo liat menu gue kan Kak? Lo tahu kan, kalau gue bikin menu Mango Pie? Dia nyontek menu gue, ngaku aja deh!"

Raut wajah Nancy terlihat semakin jengkel. Tuduhan Paramitha padanya sungguh tidak masuk akal. "So delusional. You're not even on my sight." jawaban Nancy otomatis membuat Paramitha yang kesabarannya setipis leker gerobak depan sekolah SD terpancing. Ia menerjang Nancy dan membuat tubuh Nancy terdorong ke belakang, menabrak tubuh Chery yang langsung jatuh terduduk.

Seisi ruang tunggu pun ribut dengan teriakan kaget. Bersamaan dengan jatuhnya tubuh Chery, pintu ruang tunggu terbuka, memperlihatkan Liam dan Segara yang menatap isi ruang tunggu dengan pandangan beragam. Lalu disusul oleh Kamila yang datang belakangan.

"Ya ampun, ada apa ini?!" Ia langsung merangsek maju, memberi ultimatum dengan nada tegas dan menyuruh Nancy juga Paramitha untuk keluar mengikutinya.

Sementara Liam sempat menatap lurus pada Chery, yang sudah dibantu berdiri oleh Dion, sebelum akhirnya berpaling dan berbalik pergi.

Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang