Lumpia Basah

2.7K 387 71
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan diambil dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Hari yang menyeramkan untuk Chery akhirnya tiba

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hari yang menyeramkan untuk Chery akhirnya tiba. Semalaman ia sampai kurang tidur karena sibuk menerka, apa yang akan Liam lakukan setelah mereka bertemu nanti. Seperti cerita Cinderella yang tiba-tiba punya kereta kuda dari labu, kantung matanya pun secara ajaib muncul.

Berusaha untuk memperlihatkan secara terang-terangan keengganannya, Chery berpenampilan asal, dengan kaos basic berwarna putih dan celana jogger hitam. Tapi mau seenggan apapun ia memulai hari, Chery tetap memikirkan pesan terakhir Liam dan akhirnya selesai bersiap sejak pukul setengah lima pagi. Sebuah sneakers berwarna putih juga sudah terpasang di kakinya, tinggal menunggu Liam datang dan entah apa yang akan mereka lakukan hari ini. Chery hanya berharap urusan mereka bisa selesai dengan cepat.

Chery melirik pada ranjang lain di sebelah miliknya. Mulutnya tidak tahan untuk tidak melepaskan decakan kesal saat melihat Bunga masih tertidur pulas setelah membuat keributan semalam. Karena teriakan kerasnya, Bunga berhasil membuat rumah geger. Membuat Chery sampai dikerubungi, ibu jari kakinya ditekan keras oleh Bobby yang bertingkah bak penjinak hantu, sementara yang lain sibuk komat-kamit dan membalurkan kayu putih di badannya.

Chery menghela napas kasar. Ia meraih ranselnya dan berjalan keluar dari kamar dengan malas. Kondisi Kalingga masih gelap. Jadwal libur mereka memang dimulai dari pukul 5 pagi di hari Sabtu hingga pukul 9 malam di hari Minggu. Dan disaat seharusnya Chery masih punya waktu untuk tidur lebih lama, ia malah sudah harus bersiap karena Liam bilang akan menjemputnya pukul 5 pas. Tidak lewat barang semenitpun.

Belum ada satupun orang yang bangun saat ia sampai di lantai dasar. Chery menutup pintu di belakangnya dengan perlahan, lalu menarik napas dalam-dalam dan menyimpannya penuh di paru-paru.

Sedang asik menikmati udara pagi, Chery terlonjak saat ponsel yang ia taruh di kantung belakang celananya bergetar cukup kencang. Dengan buru-buru, ia meraihnya dan menjawab panggilan masuk itu.

"Saya di luar. One minute, no more." dan panggilan dimatikan bahkan sebelum Chery sempat membalas apapun.

"Oke Chery, here we go. Let's make it fast."

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang