#05. Hangout?

178 22 6
                                        

"Matthew!"

Matthew tersenyum hangat ke arah seseorang, pemuda Seok itu berjalan mendekatinya.

"Kenapa? Mau minta diajarin fisika lagi, kak?" tanya Matthew sembari terkekeh kecil, ia tak lupa memamerkan deretan gigi rapi dan matanya yang ikut tersenyum itu.

"Nggak kok," seseorang yang dipanggil Matthew dengan sebutan 'kak' tersebut ikut tersenyum.

"Gue cuma mau ngajak lu hangout di weekend ini, ada waktu nggak?"

"Sabtu ini ya, kak...Errr, bisa deh, lagi pula gue juga bosen baca buku mulu tiap weekend."

"Oke! Hari Sabtu abis pulang sekolah atau gimana?"

"Pulang sekolah aja, kak. Soalnya kalo udah sore atau malem gitu, nggak dibolehin keluar sama ortu gue," Jiwoong mengangguk mengiyakan saran Matthew.

"Setuju! Yaudah, gue duluan ya? See you, mattchu!" Matthew menanggapi perkataan Jiwoong dengan tersenyum. Jiwoong pun ikut tersenyum dan menepuk bahu yang lebih pendek, lalu pergi ke arah yang berlawanan dengan Matthew.

[Just Friend]

Jam sekolah telah berakhir, murid-murid berhamburan menuju gerbang sekolah. Matahari tidak terlalu panas namun cukup menyinari siang hari itu, udara masih bisa dibilang segar. Matthew sedang menunggu Hanbin yang tak tahu kemana di depan gerbang sekolah.

"Lu kenal bang Jiwoong dari mana, Thew? Tadi gue liat kalian kok akrab bener," yang sedang ditanya sontak sedikit melompat. Hanbin yang entah darimana mengejutkan Matthew yang sedang menunggunya di depan gerbang sekolah.

"ANJIR! Lu ngangetin banget sumpah!"

"Lagian lu ngapa melamun kaya si Kamden anak kelas X MIA 4 itu njir, lucu banget muka lu tau nggak?"

"Nggak tau," jawab Matthew singkat.

"Yaelah, mamat ngambek. Nanti gue traktirin es krim sama beberapa snack deh," Hanbin terlalu baik dalam hal membujuk Matthew yang sedang merengut.

"Oke, ayo pulang," Matthew tersebut mengiyakan ajakannya seraya menggenggam tangan pemuda Sung tersebut.

Hal ini seperti rutinitas, Matthew atau Hanbin saling menunggu satu sama lain di depan gerbang sekolah untuk pulang bersama-sama.

Dan akhirnya mereka sampai di minimarket yang tak terlalu jauh dari sekolah mereka. Tempat itu tak terlalu ramai. Sang kasir tersenyum hangat ke arah mereka yang baru saja memasuki minimarket itu, dengan rasa senang Matthew membalas senyuman tersebut.

Matthew dan Hanbin menyusuri setiap rak dengan barang atau makanan yang tertata rapi dan menarik. Matthew berhenti di rak bagian makanan ringan, ia sibuk membaca semua nama merk makanan ringan tersebut hingga ia mendapatkan makanan yang ia inginkan.

Berbeda dengan Matthew, Hanbin sibuk memperhatikan setiap sudut minimarket tersebut, terkadang menggaruk tengkuknya, memperhatikan Matthew yang sibuk mencari makanan yang ia inginkan, atau hanya berdiri di sebelah Matthew tanpa memikirkan apa-apa di kepalanya.

"Hanbin, Ini kayanya enak deh, beli dua ya? Biar buat lu juga," Matthew menyodorkan sebuah makanan ringan dengan rasa seaweed yang tertulis pasa kemasannya. Hanbin mengangguk mengiyakan.

"Ho'oh, mau apa lagi?"

"Njir! Hanbin baik banget deh hari ini," Matthew aegyo mode on.

"Idih, gue emang baik banget, tau gak? Lu aja yang nggak sadar."

"Bacot dih! Gue mau es krim juga ya, binniee."

Uang jajan untuk 4 hari Hanbin melayang hanya untuk mentraktir sahabatnya yang tak tahu diri.

Mattbin & Sha Loves U.

Just Friend | MattbinCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang