Ryena sedang duduk di bawah pohon besar, dia merasakan kesejukan dan ketenangan. Di depan matanya terdapat danau yang indah, sungguh pemandangan yang membuat dia sangat tenang.
Namun, Ryena teringat kejadian beberapa jam yang lalu saat dimana semua menentukan pasangan masing-masing selama permainan. Dia tidak menyangka akan di pasangkan dengan sosok laki-laki yang sering dia hindari.
Bukan, tentu dia tidak membenci laki-laki tersebut. Dia hanya tidak ingin orang-orang tahu hubungannya dengan laki-laki itu.
"Yen, ternyata Lo di sini. Gue cariin dari tadi" ucap seorang laki-laki yang menghampiri Ryena
"Ngapain Lo cari gue?"
"Gak papa, gue kangen aja sama Lo"
"Dih, apaan sih"
"Emang gak boleh kalau gue kangen sama pacar gue sendiri?"
"Darrr... Astaga, gimana kalo yang lain denger"
"Emang kenapa sih Yen, kenapa kalo yang lain denger. Lo malu punya pacar kaya gue, Lo malu balik lagi sama gue?"
"Apasih, ngawur banget ngomongnya"
"Lo beneran malu Reyna ?"
"Haidar Gatra Gentalaaaaaaa. Stop!" Gemasnya, sambil menutup mulut sosok laki-laki tersebut yang tak lain ternyata Haidar. "Dengerin gue! Dengerin ya! Gue ga pernah malu hubungan sama Lo, gue cuman takut Lo kena masalah karena pacaran sama gue. Ngerti lah, Shasa temen gue tuh ngebet banget sama si Raees temen Lo, yang ada Lo nanti di manfaatin gara² Lo pacar gue".
"Ngerepotin banget sih tuh cewek, iya sok asik, so kalem depan doang. Dia belakang kaya iblis"
"Makanya, gue ga mau ya Lo kenapa-kenapa. Shasa itu licik, jadi kita ikuti aja permainan nya dulu"
"Gimana konsepnya cewek ngomong gitu ke cowok ya" ucap Haidar sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Tapi yah Dar, rencana kita berhasil juga ya buat Nazifa sama Raeestar satu kelompok"
"Iya bener Yen, gue udah duga pasti si Shasa mau lakuin cara apapun buat sekelompok sama Raees"
"Tapi gue lebih gak nyangka, bisa-bisa nya kita juga sekelompok" heran Ryena.
"Udah jodoh nya kali hahah"
_____
"Kenapa? Kenapa harus Nazifa si cewek sialan itu yang jadi partner Raeestar. Kenapa bukan gue Agrhrhrhrrhrh"
"Oke, tenang Shasa. Ini hanya buat permainan saja, Lo pasti bisa dapetin Raeestar di real life. Kehidupan yang nyata"
"Tapi kenapa nomor Raeestar bisa berubah, siapa yang berani menukar?"
"Padahal jelas-jelas, Ryena lihat. Apa Ryena khianatin gue. Tapi ga mungkin dia berani, kalo dia berani dia pasti tahu akibatnya"
Monolog Shasa di dalam tenda, dia bisa gamlang bicara seperti itu karena area tenda nya sedang sepi, dan kebetulan dia juga sedang sendirian.
Karena merasa tidak ada yang mengawasi, jadi dia bebas untuk mengumpat, berbicara hal yang kotor, hal-hal yang tak pernah dia lakukan di depan siswa siswi Kwangya. Berbeda dengan dia yang sering anggun, lembut, dan sopan.
Namun, perkiraan yang dia kira itu sebenarnya salah. Seseorang di balik tenda lain mendengar ucapan, umpatan yang keluar langsung dari mulutnya itu. Seseorang tersebut hanya tersenyum tipis kala mendengar semuanya, dia tak menyangka seseorang yang dia kenal menjadi sosok yang anggun dan berhati baik, nyatanya mempunyai pemikiran yang kotor.
KAMU SEDANG MEMBACA
[2] Life Love (NaRa)
Fiksyen Remaja-Mulai menulis ( 12 Mei 2022) " Ini adalah sebuah kisah dari para cogan dan juga cecan SMA Kwangya " [ Two heart find Love, New Generation ]
![[2] Life Love (NaRa)](https://img.wattpad.com/cover/296991978-64-k265960.jpg)