Zerroun Fidelyo Afkar POV
Ini sudah dua hari semenjak ulang tahunku, namun Sheen memilih untuk duduk menyendiri di ujung belakang kelas. Wajahnya sabak, tidak nampak ceria sama sekali. Wajah Athale pun sama, aku tahu semua ini karena aku. Namun bagaimana akan ku jelaskan jika Sheen sama sekali tidak melirikku? Afkar yang bodoh!
Siang ini awan tidak bersahabat, cuacanya mendung. Ku rasa Athale pulang dengan dijemput oleh supir pribadinya. Biasanya Sheen pulang dengan Athale, tetapi dua hari ini mereka semua berjauhan. Hipotesis ku, Sheen akan pulang sendiri dan kehujanan. Semoga itu terjadi, walaupun aku terdengar jahat memang.
Kekira Athaleta Almeera Rahman POV
Di balik jendela kelas aku mengintip keadaan awan. Mendung, satu kata yang terjadi siang ini. Kulirik lagi Sheen, matanya tetap tertuju ke papan tulis yang penuh coretan. Dua hari ini, semenjak pulang dari ulang tahun Afkaf, dia datang ke sekolah dengan mata sayu, hidung merah, dan mata bengkak.
Huft... sungguh tidak tega melihat kondisinya yang sangat tidak segar seperti biasanya. Keberanian belum muncul dalam diriku, keraguan dan ketakutan selalu menghantui.
Adeeva Afsheen Myesha POV
Bau kelas bau tanah mau hujan, ku rasa di sini akan hujan. Pulang naik angkutan umum? Itu jalan satu-satunya. Hubungan ku dengan Afkar maupun Athale belum lah membaik, semakin memburuk. Bel pulang terdengar sangat nyaring, dengan senang hati langsung ku kemas semua buku yang berceceran di atas meja.
Ku tapakkan kaki melewati koridor menuju gerbang sekolah. Kali ini aku harus menunggu di halte, tidak mungkin aku berjalan dalam gerimis. Keberuntungan tidak memihakku kali ini, gerimis turun sebelum aku sampai di rumah.
Sepertinya ada yang mengekori, ku lirik dari ekor mata aku sudah tahu siapa. Namun tetap tak ku hiraukan, terus saja melewati koridor yang sepi ini. Di mana kejadian "itu" terjadi. Tanganku terdarik sesuatu, dan saat menoleh ternyata
"Sheen, kita perlu bicara!" Tandasnya langsung.
Senyum kecut dan menghina yang ku ulas, "mau apa lagi? Apa kurang jelas jika kau laki yang tidak benar?"
"Jaga ucapanmu!" Sentaknya dengan marah, jujur semua ini sudah membuat ku sangatlah bosan. "Ayo ikut aku, ada hal yang perlu ku jelaskan"
"Lepaskan dulu tanganku! Jangan sentuh lagi sedikit pun diriku!" Dan dengan perlahan dia melepaskan cengkramannya walaupun kecewa berlabuh. Rasa hangat yang menjalari tubuh ku ketika ada genggamannya itu sekarang sudah terlepas.
"Maafkan aku, sungguh kemarin lusa aku dalam keadaan tak sadar Sheen. Aku salah, aku minum terlalu banyak saat itu. A-a-aku saat itu sedang kacau, maafkan aku yang mengecup bibirmu. Aku hanyalah ingin kau mendengarkan ucapanku saat itu, aku tahu aku berlebihan. Maaf, a-a-a-aku..."
"Afkar? Sheen?" Ucap Athale tiba-tiba yang mengagetkan ku.
"Yasudah aku pulang," kataku sinis. Namun raut kecewa tercetak jelas dalam wajah Athale, namun tetap saja tak kuhiraukan.
"Loh, aku belum selesai ngomong Sheen," ucap Afkar sambil berlari kecil menghampiriku, meninggalkan Athale.
"Aku tidak perlu Af, tinggalkan aku!"
"Ta-tapi Sheen... pulang denganku ya? Sedang gerimis"
"Tidak, di depan sudah ada angkot." Aku berkata tanpa melihatnya sedikit pun.
Walaupun penasaran dengan apa yang diucapkan selanjutnya oleh.Afkar, namun ego ku tetaplah terlalu besar untuk mengakui semua itu. Bagiku, Athale perusak segalanya. Dua kata itu "Perusak Segalanya" mungkin menjadi cap untuk Athale bagiku. Kalian berfikir aku jahat?
Ku rasa kalian salah! Ini masalah hati, bagaimana jika dengan kalian? Hatiku sudah terlalu lelah. Tidak berjumpa sudah lama namun apa guna jika dia seperti itu? Lebih baik tidak terlihat oleh lensa mata bukan?
Kegelapan kali ini selalu menghantuiku. Kegelapan hati maupun awan. Yasudah, mungkin awan menjadi temanku.
---
Jumat, 5 April 2015 (18:31) Khafidtazshafanz
KAMU SEDANG MEMBACA
Friendzone?
Teen FictionTak pernah ku sadari jika akan seperti ini. Semuanya tak pernah kuduga. Semuanya menjadi makin kelam. Ini masalah hati, yang tak dapat 'tuk dipungkiri. Ini cinta yang bodoh. Semua menjadi rumit, namun apakah cintaku bertepuk sebelah tangan atau?
