Happy Reading! Jangan lupa vote
Langkah kecilnya selalu mengikuti
langkah tegas sang suami dari
belakang, kemana suaminya berjalan
makan kakinya juga melangkah ke
tempat yang sama dengan suaminya.
Intinya Nata tak ingin di tinggal sedikit pun oleh Wira, jika ke kamar mandi juga Nata harus ikut, dalam artian Wira harus berada dengan jarak dekat dengannya.
"Sayang kamu duduk aja dulu, aku cuma ingin mengambil sarapan buat kamu."perintah Wira dengan lembut.
Yang di perintah hanya mengerucutkan bibir tak suka.
"Mau ikut, titik! "ucapnya dengan nada ketus, membuat Wira tersenyum dengan kepala menggeleng tak habis pikir dengan tingkah Nata yang semakin
menggemaskan di matanya."Bunda capek loh nanti kalau ngikutin ayah terus, dedeknya juga mau istirahat sayang"
"Ayah gak peka banget sih, nih anak
kamu yang di dalam perut aku gak mau jauh-jauh dari kamu"
"Yang bener? Adek yang gak mau jauh dari ayah atau bundanya yang gak bisa jauh nih? "goda Wira
"dua-duanya ketus Nata dengan
semburat merah di pipinya.
"hahaha, yaudah sekarang duduk,
Bunda makan dulu."ucap Wira sambil mengelus perut besar.
"suapin sambil di pangku kakak"
"Sayang berat loh, yakin mau di
pangku kakak. Gak kasihan nih sama
suami? "goda Wira
"ih, Nata bisa makan sendiri gak perlu
di suapin. Nata sadar kok Nata dengan gak secantik dulu, badan Nata Juga udah gendut kayak balon"ucap Nata berkaca- kaca. Niat hati hanya ingin bercanda, Wira di buat merasa bersalah dengan sang istri yang memang sangat sensitif."Gak gitu sayang, kakak bercanda. Sini kakak pangku dan suapin yah"
"Gak usah, kakak kerja aja. Gak usah
urusin Nata lagi, Nata bisa sendiri"
"kakak minta maaf sayang yah, kamu
seksi kok dengan perut besar kayak
gini. Apalagi anak kita yang ada didalam, kamu bunda yang seksi bisik Wira di telinga Nata, membuat Nata lagi-lagi tersenyum.
"suapin"manja Nata
"siap bunda"
Wira menyuapi Nata dengan perlahan, ia tersenyum melihat Nata yang berada di pangkuannya sedang mengunyah nasi yang ia suapkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjodohan||Jeffta^ END
Fanfiction???????? Bagaimana jadinya seorang JONATHAN PERWIRA ABRAHAM Pria tampan berumur 30 tahun mempunyai sifat arogan kepada semua cowok kecuali sang papo/papi,harus menikah dengan seorang remaja laki-laki belia berumur 19 tahun yang baru saja menyelesai...