Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍃
Seorang gadis menatap malas sesosok pria dengan tanduk bercabang dan ekor- lebih tepatnya siluman naga.
"Apa Lo ngga bosen apa? Ngikutin gue mulu." Gerutu gadis itu, syukurnya suasana kelasnya benar- benar sepi.
"Tidak selagi itu, kau." Ucap sosok itu yang menompangkan wajahnya dengan kedua tangannya menatap lurus pada gadis itu.
Gadis itu menghela nafas kasar. Percuma bicara dengan sosok tak nampak itu. Ya, kalian benar sosok gaib itu yang anehnya mengikuti Indonesia sejak dia masih di taman kanak- kanak.
Sebelum itu, perkenalkan nama gadis itu adalah Indonesia Nusantara. Putri tunggal dari Majapahit dan Zamrud khatulistiwa, tapi sekarang dia di asuh oleh ASEAN selaku walinya-kedua orang tuanya sudah tiada. Gadis itu, memiliki sedikit keistimewaan yang orang lain tak miliki yaitu dia bisa melihat apa yang orang lain tak bisa lihat. Lebih tepatnya, dia bisa melihat antara 2 dimensi. Dimensi manusia dan dimensi siluman. Sebenarnya, antara dua dimensi itu hidup berdampingan bedanya jika dari pandangan dimensi manusia ke dimensi siluman- bagi Indonesia, dimensi siluman seperti dunia yang terbengkalai bahkan kalau di dimensi manusia terlihat perkotaan yang indah jika di dimensi siluman akan terlihat perkotaan yang terbengkalai yang telah di tumbuhi lumut. Tapi, sebaliknya jika di dimensi manusia ada sebuah gedung yang terbengkalai tapi di dimensi siluman terlihat indah.
Jika kalian bertanya sejak kapan gadis itu bisa melihat hal itu?. Pandangan aneh Indonesia terjadi sejak dia berumur 5 tahun, dia mana dia mengalami hampir di tabrak oleh sebuah truck, saat itu dia mengalami syok berat di usia belia. Membuatnya sedikit mengalami keanehan. Awalnya Indonesia kecil tak terlalu menghiraukan nya, tapi semakin bertambahnya usia dia mulai menyadari kalau kedua warna matanya mengalami keanehan, yaitu kedua manik matanya yang awalnya hijau zamrud secara perlahan berubah menjadi ruby dan Indonesia tak tau kenapa itu bisa terjadi.
Hal itu, membuat Indonesia menutupi fakta itu dengan memasang soft lens yang sesuai dengan warna matanya dulu tapi hal itu tetap saja tak menutupi keistimewaannya. Awalnya dia sangat ketakutan, karena dia sering melihat siluman yang sangat menyeramkan.
Secara perlahan dia mulai menutupi ketakutannya dan berusaha tidak menyadari keberadaan mereka. Jika mereka menyadari kalau Indonesia bisa melihat mereka. Maka, Indonesia bisa menjadi santapan ringan mereka.