[Warning: I'm not sure about these two couples because they look more like a family than a couple]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌨️
Seorang gadis berusia 5 tahun menatap pantulan dirinya dari pantulan dirinya pada cermin di depannya. Tubuh kecil nya di balut gaun putih nan indah. Ia juga meraba kedua rambutnya yang di kuncir dua oleh sang ayah. Tak lupa jepit rambut yang menghiasi rambut merahnya nya.
"Ee, kita mau kemana? Ayah?." Tanya gadis itu ragu.
Sang ayah, tersenyum tipis. "Kita akan menemui seseorang."
"Siapa ayah?." Tanya gadis itu lagi.
"Kamu akan tau nanti, sekarang ayo. Kita harus cepat." Ucap sang ayah yang terlihat tergesa- gesa.
Sang ayah mengambil tas berukuran besar. Lalu menggendong tas itu dan menghampiri putri yang masih kebingungan dengan tingkah ayahnya. Manis gold polosnya tak bisa mencerna gerak- gerik ayahnya. Sangking terburu- burunya, sang ayah sampai menggendong tubuh kecilnya padahal pria dewasa itu sudah menggendong tas berukuran besar di punggungnya.
🌨️
12 tahun berlalu.......
Seorang remaja berusia hampir memasuki umur 17 tahun. Ia kembali teringat masa di mana terakhir kalinya ia melihat wajah ayahnya. Sebelum ia di titipkan oleh–
"Nazi, cepat turun. Sudah waktunya kamu berangkat ke sekolah. Kamu tak ingin telat di hari pertama mu bukan?." Panggil seorang pria dari lantai bawah rumahnya.
"Iya, baik papa." Jawab remaja perempuan itu– Nazi.
Gadis itu buru- buru keluar dari kamarnya dan menuruni tangga di rumah barunya. Kalau di hitung- hitung ini sudah rumah ke lima kalinya selama ia di titip kan oleh ayahnya oleh pria yang sekarang dia panggil papa.
"Papa tidak kerja?." Tanya Nazi saat melihat papa nya yang masih memakai kaos, bukan stelan pakaian kantor.
"Mungkin besok, hari ini papa harus mengurus rumah dan surat- surat pindah." Ucap pria itu tenang.
Nazi mengangguk- anggukkan kepalanya. Mengerti, mengingat mereka baru kemarin pindah dan lucunya sang ayah sudah mendaftar dirinya ke sekolah baru. Sedangkan surat- surat lainnya belum di urus.