HARAB BIJAK MEMBACA 🔞‼️
18+
Benjamin adison adalah pria badboy yang di gemari oleh banyak kaum hawa, hingga membuat dirinya bisa puas mempermainkan wanita manapun. Namun, suatu malam ia bertemu dengan seorang gadis bernama Luciana karena suat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Luna menatap dirinya di cermin. Ini adalah hari kedua di mana dirinya akan bekerja satu kantor dengan Ben. Jujur saja Luna merasa gugup untuk ke kantor tapi demi memenuhi kewajibannya, dia harus tetap pergi.
Setelah merasa penampilannya baik, Luna pun keluar kamar dan turun ke bawah. Di bawah sudah ada kely dan cean di dapur. Bayi gembul itu selalu bangun pagi.
"Good morning kely" "Good morning cean"
"Morning to miss"
Luna langsung duduk di depan cean lalu mencium seluruh wajah anak nya gemas.
"Sarapan anda nyonya". Ucap kely dan menaruh menu sarapan di hadapan Luna.
"Thank you kely"
"You'r welcome"
Luna mulai menikmati sarapan dengan Cean dan juga kely. Setelah selesai sarapan, Luna menggendong cean sebentar setelah itu dia pamit untuk pergi karena akan di adakan rapat pertama oleh sang direktur.
"Aku berangkat kely".
"Hati-hati di jalan nyonya". Ucap kely sambil menggendong cean yang tampak merengek. Biasanya dia tidak akan merengek seolah mengerti jika mommy nya akan pergi bekerja.
Tapi hari ini cean tampak rewel dan itu membuat Luna jadi tak tega meninggalkan nya. "Nanti kita main saat mommy pulang ya sayang".
"My my my...no no". Celoteh cean seolah tak mau jika Luna pergi.
"Maaf ya sayang". Akhirnya dengan berat hati Luna melepaskan tangan cean lalu pergi dari sana. Dirinya memasuki mobil dan mulai menjalankan menuju kantor.
Beberapa menit kemudian Luna pun sampai di kantor dan memarkirkan mobilnya di basemen. Dirinya sedikit menggerutu karena tadi sempat terjebak macet, semoga saja belum rapat doa Luna.
******
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Di ruang rapat semua direksi dan beberapa manager telah berkumpul, namun Ben belum juga tiba. Tak lama pintu terbuka dan menampilkan sosok Luna yang sedikit berkeringat.