HARAB BIJAK MEMBACA 🔞‼️
18+
Benjamin adison adalah pria badboy yang di gemari oleh banyak kaum hawa, hingga membuat dirinya bisa puas mempermainkan wanita manapun. Namun, suatu malam ia bertemu dengan seorang gadis bernama Luciana karena suat...
Setelah sekian lama Ben membujuk Luna, akhirnya wanita itu pun setuju untuk ikut dengannya ke New York. Kini Ben dan Luna sedang ada di salah satu kamar hotel tempat berlangsungnya pernikahan Calvin dan Selena.
Dua orang yang menjadi mempelai tak tahu jika Ben dan Luna ada satu hotel dengan mereka. Ben pernah menelepon Calvin jika dirinya mungkin hanya datang seorang diri tanpa Luna. Tentu saja mendengar hal itu Calvin sedikit kecewa karena pasti Selena akan sedih karena sahabatnya tak datang di hari bahagia mereka.
Tapi Selena juga tak bisa memaksa dan mengerti dengan alasan Luna.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Acara pernikahan Calvin dan Selena bertema outdoor di tepi pantai sesuai dengan impian Selena. Calvin dan orang tuanya sudah dari tadi menyambut para tamu yang datang sebelum acara di mulai.
Orang tua Ben dan Luna juga hadir dan sedang berbincang dengan beberapa orang penting.
"Calvin, apa Ben jadi datang hari ini?." Tanya orang tua calvin.
"Dia mengatakan akan datang hari ini dad, mungkin saja masih di perjalanan." Ujar Calvin. Dirinya tampak gagah hari ini mengenakan jas putih yang melekat di tubuh nya dengan sempurna.
Orang tua Ben dan Luna yang mendengar itu hanya tertawa kecil. Mereka memang tahu rencana Ben yang ingin memberi kejutan untuk sahabatnya.
Didalam kamar hotel tempat Selena di make up, ada joy sang adik yang menemaninya.
"Kok penggantinya sedih?." Ucap Joy
"Sedihlah Luna gak datang." Selena sangat mengharapkan Luna hadir di hari bahagianya tapi sang sahabat memilih tak hadir.
"Nanti kan bisa video call."
Mendengar itu, Selena rasanya ingin menangis saja tapi tak bisa karena dirinya sudah di Makeup dengan cantik.
"Ayolah senyum, nanti calvin bisa cari pengantin lain kalau lihat calon istrinya yang jelek." Ucap Joy berusaha menghibur.
"Nanti aku potong tit*t nya kalau macam-macam!." Ingatkan Selena jika dirinya bukan wanita yang anggu. Dia bisa dengan gampang mencari pengganti jika Calvin berani macam-macam.
Dikamar sebelah, Ben sedang duduk memangku Cean di tepi ranjang. Keduanya menatap seorang wanita cantik yang masih asik merias diri di depan cermin. Wajah keduanya mulai bosan karena Luna belum juga selesai Makeup.
"Sayang acaranya nanti selesai jika kita tak bergegas." Ucap Ben bermaksud mengingat sang istri.
Luna yang mendengar itu langsung terdiam dan matanya perlahan berkaca-kaca. "Hwaa.."
"Eh..ehh iya iya kamu cantik sayang ayo lanjutkan lagi makeup nya." Ben jadi panik sendiri kan. Memang Luna sedikit manja sejak hamil dan sangat suka merias diri.