Terkadang yang tampak nyata sebenarnya hanya ilusi- [Author]
⚠PERINGATAN! ⚠
cerita ini mengandung bahasa kotor,tidak baku,adegan dewasa dan tindak kekerasan.mohon bijak dalam membaca
Homophobic jangan di baca!
Seungmin pergi meninggalkan ibu nya begitu saja, dengan wajah yang tampak sedikit kesal ia pun masuk ke dalam mobil
"Ctak . . . Sraak"
"Loh min, ngapa lu? Bete gitu muka nya". Tanya felix dengan wajah heran nya
Seungmin tak menjawab, ia langsung memakai sabuk pengaman dan menyalakan mesin mobil nya. Han dan felix saling bertukar pandangan melihat seungmin yang tiba-tiba saja terdiam dan mengeluarkan raut wajah yang tampak kesal
"Min. . . Are you okay? " . Tanya han sembari menepuk pelan bahu seungmin
"Hey come on , what happened to you"
"did something happen?". Tanya felix sembari merapihkan rambut nya
"No. . . I'm fine". Jawab seungmin dengan suara rendah nya
"Really? ". Tanya felix sekali lagi sembari menatap sahabat nya itu
"Iya santai aja, dah siap lu berdua? Kita cabut". Ujar seungmin yang mulai menjalankan mobil nya
Mereka pun pergi meninggalkan hotel itu, Di dalam mobil seungmin hanya terdiam saja tanpa suara dan mata nya hanya fokus kedepan
Kedua sahabat nya ini sudah hafal dengan tingkah laku seungmin yang sangat terlihat jelas menggambarkan kalau ia sedang tidak baik-baik saja, tetapi mereka lebih memilih untuk diam dan tidak bertanya apapun lagi kepada seungmin
.
.
.
Sementara itu minho sekarang ini sedang menghabiskan waktu nya bersama hyunjin dengan memainkan biliard
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"CTaAk. . ."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Arghh sial. . . Dikit lagi anjir".geram minho sembari terduduk di sisi meja biliard itu
"Pfft. . . Dikit lagi apaan orang jauh gitu". Celetuk hyunjin yang sedari tadi duduk di sofa memperhatikan minho bermain