BAB 11: Sisi Lain Jun

1K 102 146
                                        

*Makasih yg masih stay di sini..masih vote Ama komen..sekali2 komen ceritanya dong jangan cuma komen cast nya doang..😄😄..kalo cast mah..udah tahu mereka ganteng..g perlu dikomen lagi..

Oke..gooo...

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Ej berusaha naik ke kamarnya lagi lewat talang yang dia lewatin tadi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ej berusaha naik ke kamarnya lagi lewat talang yang dia lewatin tadi. Hup! Dia berhasil mendarat di lantai kamarnya dengan selamat.

"Ekhem!"

Kayaknya EJ ketahuan sih. Dia menoleh dan mendapati Nicholas sudah duduk manis sambil membaca sebuah buku. Mata tajamnya melirik ke arah EJ. Dengan langkah pelan dia jalan ke arah Nicholas.

"Maki sama Taki ajarin kamu loncat-loncat gitu bukan buat kabur-kaburan. Darimana?" Tanya Nicholas tenang.

Lebih tenang dari saat pertama kali EJ kenal Nicholas. "Beli sate." Jawab EJ sambil menunduk.

"Mana satenya?" Tanya Nicholas.

EJ menghela nafasnya. Mau bohong gak mungkin bisa. Nicholas pasti tahu.

"Tadi niatnya beli sate terus..."

"Terus?" Tanya Nicholas.

"Emm..lihat anak sekolah kita di pukuli. Jadi,gue bantuin."

Nicholas meletakkan bukunya. Dia memegang pundak EJ. Meneliti barangkali ada luka.

"Gue gak berantem ya! Gue tuh..cuma bantuin panggil polisi. Udah gitu bantuin obatin doang kok. Udah gitu aja."

Gak mungkin kan kalau Ej bilang dia bantuin Jun,bisa diamuk Nicholas.

"Lain kali kalau mau apa-apa kan bisa minta gue atau Kei buat beli. Jangan keluar sendirian lagi ya. Soalnya posisi Lo masih..pokoknya bahaya. Ngerti?" Nasehat Nicholas sambil puk-puk kepala EJ.

EJ mengangguk. Nicholas menggandeng EJ lalu dia dudukin EJ di pangkuannya yang duduk di kursi belajar EJ. Dia ambil buah anggur yang tadi di sediain sama Bunda. EJ senyum senang.
Dia ambil beberapa biji dan dia makan. Matanya berbinar merasakan manis anggur yang barusan dia makan.

DEVILISH LOVE  (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang