Bunga Hemlock Water Dropwort, kecantikan yang mematikan. Di balik warna putih polos yang menarik dan bentuk yang unik, tersembunyi racun yang mematikan. Kecantikan yang ada pada bunga ini seolah-olah menarik perhatian mangsanya. Dan kumbang yang men...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*****************
Akibat kejadian semalam Atlas dihebohkan akan kedatangan Zaky di sana, karena ini pertama kalinya mereka melihat kembaran Zack. Kedatangan pertama Zaky yang membujuk Zuri itulah yang memicu rasa penasaran akan kakak Zuri.
"Nggak usah segitunya juga kali, lo nggak perlu sampai masuk ke kelas gue juga!" gemas Zuri karena kakanya yang satu ini duduk anteng di sampingnya, bahkan teman sebangkunya harus duduk di kursi lain.
"Nggak bisa, selain kupu-kupu lo nggak bisa didekatin sama lalat, soalnya lalat itu kotor, nggak baik buat kesehatan lo."
Zuri paham tentang kupu-kupu dan lalat yang dimaksud Zack. Tapi tidak harus begini juga! Ada Zack yang bersamanya di sekolah! Atau jangan-jangan ini ulah Zack? Zuri yakin besok Zack akan melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Zaky sekarang. Astaga.
*****
Duo Twins benar-benar tidak membiarkan Ghava mendekat sejengkal pun, Zack dan Zaky mengampit Zuri di tengah-tengah. Sementara Zuri duduk kaku dengan sepiring nasi goreng di atas meja di depannya.
Interaksi yang terjadi kembali menghebohkan AHS, mereka mengetahui jika Zack punya kembaran dan yang lebih heboh lagi ternyata Zuri Alaska Cruise selama ini adalah adik Zack, wah~ karena interaksi yang sangat minim antara Zuri dan Zack.
Ghava dan Dino menatap mereka bertiga dari jauh, Ghava menggigit sedotannya dengan gemas, Dino malah asik pada makanannya.
Siswa siswi melirik mereka, terutama pada Zuri. Zack dan Zaky begitu overprotective pada Zuri, bahkan tadi saja Zack yang pergi membelikan pesanan Zari dengan Zaky yang mencegah kedatangan Ghava.
"Please! Kalian nggak usah berlebihan! Gue udah nggak papa!" teriak Zuri begitu kesal.
"Nggak papa gimana? Lo lagi sakit!" protes Zaky.
"Lo nggak usah banyak ngeluh oke? Diem aja, biar gue sama Zaky yang jagain lo!" Zack menyupi Zuru dengan paksa.
Zuri merengut sambil mengunyah, memilih mengabaikan saja gadis itu membuka novel yang dibaca tertunda. Apa Zaky tidak sekolah? Apa bundanya tau jika laki-laki itu di sini? Zuri melirik seragam yang dikenakan Zaky, mungkin laki-laki itu bolos.
Sementara itu, Ghava menatap Zuri dengan pikiran berkecamuk. Apa yang telah dia lakukan? Kenapa Little Ghostnya enggan untuk didekati?
Saat melarikan pandangan dia bertatapan dengan Zack, laki-laki itu menatapnya tajam sebelum membuang muka. Seperempat siku-siku muncul di pelipisnya, Ghava memberikan senyum datar.
*****
Pembelajaran tengah berlangsung, namun Ghava sama sekali tidak mengikuti dengan baik pembelajaran. Laki-laki itu mencorer-coret bukunya sambil memikirkan apa yang membuat Zurinya seperti tadi.