Sunghoon terbangun saat pagi hari melirik ke arah sampingnya tapi keberadaan jaeyun tidak ada.Dia beranjak bangun dan melihat ke dua anaknya juga tidak ada di tempat tidur khususnya.
"Lah kemana mereka?"gumam sunghoon
Dia bergegas keluar kamar dan melihat ke sekeliling rumah kok sepi ya.
"Jay Lo liat jaeyun nggak?"tanya sunghoon
Kebetulan ia melihat Jay yang baru keluar kamar miliknya dan jungwoon.
"Owh kata jungwoon sih berjemur di depan,dia juga ikut."kata Jay
Sunghoon mengangguk lalu turun untuk keluar rumah.Dapar ia lihat jaeyun duduk di kursi kayu bersama jungwoon dan sunoo yang sedang menggendong kedua anaknya.
"Sayang aku cariin ku kira kamu kemana."kata sunghoon
Dia memeluk leher jaeyun lalu mengecup pipinya sekilas.
"Maaf aku tidak tega untuk membangunkanmu jadi aku minta tolong jungwoon dan sunoo."kata Jaeyun
"Lihat sun lucu ya leehan ututu pipinya mbul kayak kak jaeyun."kata jungwoon
"Iya lihat taesan juga dia mengemut jempolnya,ku rasa dia haus."kata sunoo
Sunghoon mendekat ke arah sunoo dan jungwoon untuk menyapa kedua anaknya.
"Pagi jagoannya ayah,kalian pagi pagi udah bangun untuk berjemur hmm,hei taesan si tampan kamu kok ngemut jarimu terus lapar hmm?"tanya sunghoon
Sunghoon mencoba menggendong taesan lalu melepas jempolnya dari mulutnya,membuat bayi itu menangis.
Oek
Oek
Jaeyun mencoba berdiri lalu berjalan pelan ke arah sunghoon dan mulai menggendong taesan dengan memberinya susu.
"Shuuut cup cup anak ibu yang tampan jangan menangis,ini ibu beri susu ya cup cup."kata Jaeyun
Dia mulai menyusui taesan dan menimang nimang anaknya, sementara sunghoon tertawa melihat taesan yang terlihat senang sudah di beri makanannya.
"Kak jaeyun apa mereka tidak minum darah?"tanya jungwoon
"Tidak mereka masih manusia walaupun setengah vampire,mereka hanya memiliki kekuatan."kata Jaeyun
"Owh apa tidak ada rencana kami ingin mengubah mereka menjadi vampir?"tanya sunghoon
Jaeyun menggelengkan kepalanya lalu menatap leehan yang juga menatapnya.
"Aku tidak mau mereka hidup seperti ku,lebih baik mereka menjadi seperti sunghoon hidup dengan normal,ku harap kelak mereka hidup bahagia bersamamu Hoon bisa menemanimu sampai kamu tua."kata Jaeyun
Sunghoon mendekat lalu memeluk pinggang jaeyun.
"Tentu kita akan hidup bahagia bersama mereka,tapi tolong ubah aku menjadi vampire agar aku bisa menemanimu selamanya,bersama anak anak kita nanti."kata sunghoon
"Itu tidak mungkin Hoon, hidupmu itu menjadi manusia dan akan tetap begitu,tanpa terkecuali taesan dan leehan,kalian hiduplah di dunia kalian."kata Jaeyun
"Apa maksudmu bicara seperti itu,seakan kamu tidak mau bersama kita,kamu ingin pergi meninggalkan kami?!"tanya sunghoon
Dia menatap kesal jaeyun dan melepaskan pelukannya pada pinggangnya.
"M maaf Hoon bukan maksudku begitu,tapi ku mohon jaga mereka dengan baik ya, walaupun tanpa ada diriku di sampingmu."kata Jaeyun
"Tidak ak-."kata sunghoon
"Hey kak jaeyun hidung mu berdarah!"teriak sunoo
Jaeyun langsung menyentuh hidungnya dan benar ada darah hitam mengalir bahkan menetes mengenai baju taesan, seketika tubuhnya melemas.
"J jaeyun kamu tidak papa?!"tanya sunghoon panik ia segera memegang tubuh jaeyun dan menuntunnya untuk duduk di kursi kayu.
"A aku tidak papa,sunoo boleh gendongkan taesan dan gantikan pakaiannya."kata Jaeyun
Sunoo segera menerima keponakannya itu dan membawanya ke dalam untung taesan sudah kenyang jadi tidak menangis.
"Sayang hey apa kamu sakit,mau minum darahku?"tanya sunghoon
Jaeyun tetap menggelengkan kepalanya dan menutupi hidungnya yang masih mengeluarkan darah.
"Tidak usah Hoon,aku sudah meminum darahmu terlalu banyak,lihat ugh tanganmu banyak sekali luka!"kata Jaeyun
"Jangan hiraukan aku,ini demi kesehatanmu jadi minum darahku jaeyun!"kata sunghoon tegas
Dia segera bangkit dan mengambil pisau di dapur,tak peduli berapa banyak luka yang ada di tangannya.
"J jungwoon tolong cegah sunghoon untuk melukai tangannya lagi!"kata Jaeyun lemah
Jungwoon segera menyusul sunghoon dengan menggendong leehan.
"Kak sung-astaga!"teriak jungwoon
Dia kaget melihat tangan sunghoon sudah bercucuran darah, sementara sunghoon langsung berjalan cepat keluar rumah menuju ke jaeyun.
"Kak Hoon tanganmu terluka lagi!"kata jungwoon
Dia segera menyusul sunghoon dengan tergesa-gesa.
"Minum jaeyun!"perintah sunghoon
Jaeyun menggeleng ribut lalu menutup mulutnya.
"Minum atau aku paksa kamu untuk meminumnya!"bentak sunghoon
Jaeyun terjengit saat sunghoon membentaknya.
"A aku tidak mau Hoon sudah cukup darahmu akan habis!"kata Jaeyun
Dia sudah merasa pusing sekarang dan mulai meletakkan kepalanya menyender di kursi.
Srak
Sunghoon menarik kepala jaeyun lalu membuka paksa tangan jaeyun yang menutupi hidung serta mulutnya dan segera memasukkan tangannya yang berdarah ke mulut jaeyun
"Mmmmhhhh Hoon mmmmmhhhh."teriak jaeyun kaget kala di sodor paksa tangan sunghoon.
Sunghoon semakin menekan tangannya agar darahnya keluar banyak dan dapat di minum jaeyun.
"Ini demi anak kita kamu perlu tenaga juga untuk menyusui mereka."kata sunghoon
Jaeyun terpaksa menegak darah sunghoon lagi,teringat kedua anaknya yang masih butuh susu darinya.Jaeyun menatap sedih ke arah sunghoon yang terlihat menahan sakit saat darahnya ia sesap.
Tunggu sunghoon sebentar lagi aku akan mengakhiri ini semua,kamu tidak akan merasakan sakit lagi dan bisa hidup normal dan bahagia dengan anak kita kelak-batin jaeyun
KAMU SEDANG MEMBACA
Sweet Screts
FantasySelalu ada rahasia besar yang tersimpan di dunia ini,rahasia yang tak pernah terduga.Namun apapun rahasia yang terpendam jauh lama kelamaan akan mencuat keluar dan tercium baunya.
