*flashback*
Saat jk datang ke perusahaan, jk melihat seorang gadis yg baru saja keluar dari toilet.
Jk sangat tertarik padanya saat pertama kali menatap wanita itu. Jk tersenyum kecil dan berlalu pergi ke ruangannya.
Jk menantau cctv saat tae sedang meng interview calon sekretaris nya, hingga interview itu selesai.
Tak selang lama jk langsung menelpon tae
"Tae aku menginginkan sekretaris itu sekarang jg"ucap jk di ujung panggilannya.
"Kau sabar sebentar, aku akan mengulas ulang semuanya, sekitar 3 hari lagi aku akan kabari" jawab tae.
"Aku ingin sekarang juga, dan aku ingin wanita yg berponi itu menjadi sekretarisku" ucap jk dengan tegas.
"Tapi..."
"Lakukan saja perintah ku" sela jk dan langsung memutuskan panggilannya.
Saat itu juga tae langsung memanggil lisa.
*Flashback off*
"Jadi itu alasan kau ingin lisa menjadi sekretaris mu?" Tanya tae masih dengan tatapan tidak percaya.
"Aku menyukainya, jadi cepat kerjakan perintah ku" ucap jk dengan tegas.
"Baiklah kalau begitu, tadinya aku yg ingin mendekati lisa" ucap tae dengan lemas.
"Berani kau mendekati lisa, aku tidak akan tinggal diam" ujar jk dengan tatapan tajamnya.
#
Lisa kini sudah berada diruang jk. Lisa mengingtkan bosnya itu agar tidak melewatkan meetingnya.
"Permisi tuan, semuanya sudah menunggu di ruangan meeting" ucap lisa dengan lembut sembari membungkuk.
"Ya" jawab jk dan berlalu pergi begitu saja.
Lisa pun mengikuti jk dari belakang.
Saat tiba di depan pintu lift lisa menatap ragu.
"Tuan" lirih lisa.
"Ya, ada apa?" Ucap jk membalikkan tubuhnya.
Keduanya kini sudah berhadapan.
"Apa aku boleh menaiki tangga darurat saja" lirih lisa dengan hati².
"Kenapa? Kita akan meeting di lantai 4 dan kita di lantai 10"ucap jk sedikit mengerutkan dahinya.
"Aku...aku tidak terbiasa menaiki lift, lebih tepatnya aku memiliki trauma dengan lift"ucap lisa yg terlihat ketakutan.
"Tuan naik lift saja, aku pastikan akan sampai di lantai 4 dengan cepat" lanjut lisa meyakinkan jk dengan senyum manisnya.
"Berarti kau kemarin pulang menuruni anak tangga sampai lantai dasar?" Tanya jk tidak percaya.
Lisa hanya mengangguk dan tersenyum.
"Aku sudah biasa tuan"ucap lisa dengan sopan.
"Baiklah kalau begitu, aku akan menunggumu di lantai 4"ucap jk.
"Baiklah tuan, kalau begitu saya akan mendahului tuan, permisi" ucap lisa ramah dan berlalu menuruni anak tangga.
Jk melihat lisa membuka heels nya. Dan berlari menuruni tangga itu.
"Apa dia akan baik² saja?" Lirih jk.
Pintu lift pun terbuka. Namun jk tidak menaiki lift itu. Dia sengaja agar lisa datang terlebih dahulu ke lantai 4.
Setelah menunggu 5 menit. Jk baru menaiki lift itu.
Ting...
Suara bunyi pintu lift terbuka. Jk keluar dan benar saja lisa baru sampai di tangga itu dan sedang menggunakan heelsnya. Jk menatap lisa yg masih mengatur nafasnya dan merapihkan jas serta rambutnya.
"Maaf tuan" ucap lisa yg berusaha mengatur nafasnya dengan baik.
"Tidak apa², aku baru saja sampai, yasudah kita meeting sekarang" ajak jk.
Lisa hanya mengangguk sambil tersenyum.
#
2jam telah beralu. Meeting pun selesai. Dan ini sudah masuk jam istirahat.
Di ruang meeting kini hanya ada lisa dn jungkook.
"Kita makan siang di luar" ucap jk dengan datar menatap lisa.
"Tapi maaf sebelumnya tuan, bunda ku sudah menyiapkan bekal untukku" tolak lisa dengan ramah.
"Mmm begitu, yasudah kalau begitu" ujar jk dan kemudian berlalu pergi meninggalkan lisa.
(Jangan lupa follow, vote dan komen 💛💜)
KAMU SEDANG MEMBACA
My Girl
Romancemenceritakan tentang liskook. seorang sekretaris yg di cintai oleh bos nya sendiri. namun orang tua bos nya ini menentang hubungan mereka hanya karena kasta yg berbeda. bagaimana kelanjutan kisah liskook selanjutnya? *selamat membaca, semoga suka*
