[NoMin] [ABOUniverse] [OMEGAUNIVERSE]
Na Jaemin adalah seorang idol dengan gender omega. Pada saat dia Heat dan pilnya habis Jaemin memutuskan untuk berhubungan dengan alphanya tetapi kejadian buruk datang setelahnya.
"Aku resesif dan kau bukan dom...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jaemin memegang dadanya yang bergemuruh. Dia sangat takut dengan reaksi hyungnya. Bukan sebatas rumor jika dream takut kepada leader nct yang satu ini.
"Ayo turun, aku sudah berbicara dengan manager Hyung(illichil)" Jeno membukakan pintu mobil untuk Jaemin.
Jaemin turun dari mobil dan mengikuti noona yang memasuki lift. Bukan hanya Jaemin yang merasa risau disini, namun Jeno pun mengalami hal yang sama, dadanya berdetak dengan cepat menandakan Jeno belum lah tenang.
Bukan keputusan yang mudah bagi keduanya untuk membagi kabar bahagia ini.
Ketiganya berada di depan pintu dorm lantai 5. Manager membuka pintu dan mengizinkan keduanya untuk masuk.
"Siapa? " tanya Johnny ketika melihat seseorang di belakang manager.
"Ah, Jaemin dan Jeno ya? " sapanya. Johnny yang sedang makan tersenyum kearah keduanya dan hendak berdiri untuk menyambut, namun Jaemin mengatakan kepada Johnny untuk menyelesaikan makan dahulu.
Taeyong yang sedang makan bersama Johnny menatap Jeno dan Jaemin bingung. Pasangan itupun menjadi tidak enak karena mengganggu acara makan kedua hyung tersebut.
Manager pamit keluar membiarkan Jeno ataupun Jaemin dilanda kecanggungan.
"Aih kalian makan tanpa mengajakku? " tiba-tiba Doyoung keluar dari kamarnya dan menatap Jeno dan Jaemin dengan bingung.
Taeyong hanya diam di tempatnya, menyelesaikan makanannya yang sempat terganggu karena kedatangan tamu di asramanya. Alpha itu menghela nafas berat saat menatap Doyoung yang memunculkan ekspresi tidak nyamannya, lelaki itu kadang tidak bisa mengontrol ekspresinya.
"Mau apa kalian disini? " tanya Doyoung, beta itu tahu jika pasangan ini seharusnya istirahat sebelum di serang oleh kesibukan promosi, namun dia tidak tahu apa tujuan keduanya datang kesini.
Johnny yang juga sedang makan menatap semuanya dengan bingung. Hanya ada tiga orang disini kecuali Jeno dan Jaemin. Dan dia adalah satu-satunya yang tidak tahu ada apa sebenarnya lalu mendengus pelan.
"Maaf" kata pembuka dari Jeno membuat Taeyong membersihkan meja dan membuang sampah juga piring kotor yang ia kenakan.
Jeno menatap punggung kokoh itu dari belakang, terlihat jelas sekali Taeyong tidak ingin berbicara padanya.
"Kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ku? " tanya Doyoung, masih dengan tubuh tegapnya yang bersandar di ambang pintu, Doyoung tidak ingin repot-repot duduk bergabung dengan semuanya.
"Kita kesini untuk meminta maaf dan memberikan kabar baik" ucap Jeno, lagi-lagi lidah Jaemin terasa kelu. Keberadaannya terasa tidak berarti, apakah dia dan Alphanya terlalu terburu-buru memutuskan semua ini?
"Pulang lah, ini sudah hampir malam" ucapan Doyoung membuat keduanya di landa ketidaknyamanan.
Tiba-tiba Johnny membawakan segelas minum kepada keduanya. Johnny duduk di sofa depan mereka. Dia memang tidak tahu ada masalah apa, namun keringat dingin dan rasa canggung adik-adiknya membuatnya iba.