Fourt Nattawat as Natta
Gemini Norawit as Gemini
Give me your pleasure...
.
.
.
Kerjaan Gemini hari ini banyak banget, jadinya dia harus lembur. Untung Pakin juga ikutan lembur, lumayan buat temen ngobrol dikit-dikit. Ini udah jam tujuh malam, kerjaannya udah selesai. Gemini beberes meja lalu nengok ke Pakin yang udah molor sampe ileran.
"Oy, bangun. Ayo balik!"
Gemini bangunin Pakin, sedikit goyangin bahunya biar cepet. Dia juga udah laper dan capek.
Liat Pakin yang udah mulai bangun, Gemini lanjutin beberes sambil gerak gerakin badannya biar nggak kaku dan rileks. Kan dia dua belas jam lebih cuma duduk duduk doang. Otaknya yang harus muter.
"Kenapa kalian belum pulang?"
Gemini tersentak kaget. Ya gimana? Tadinya sepi nggak ada suara, tiba-tiba ada yang ngomong.
"Pak Fourth kenapa belum pulang juga?"
Itu Pakin yang tanya. Gemini mah masih asik beberes.
"Kalian naik apa kesini?"
Bukannya menjawab pertanyaan malah tambah nanya. Pakin kan jadi sungkan juga sama bossnya ini.
"Saya dijemput pacar saya habis ini pak. Kalau Gemini mungkin naik ojek online".
Pakin jawab lagi, suaranya agak kecil tapi cukup didengar dengan baik. Dia gugup cuy, diajak ngobrol seorang Fourth Nattawat. Auranya itu nggak main-main. Efek banyak uang mungkin ya?
"Gem, gue duluan ya? Udah dijemput. Pak, say duluan. Permisi."
Pakin sempet nepuk pundak Gemini dua kali sebelum jalan keluar.
Sepergian Pakin, Fourth duduk di kursi yang tadi diduduki Pakin. Duduk diam sambil merhatiin Gemini yang masih neliti barang-barangnya. Tangannya memilah isi tas sambil ngedumel pelan dan nggak jelas. Mungkin berusaha mengingat ingat apa aja yang dilupakan.
"Kakak belum selesai? Mau dibantu?"
Gemini nengok lalu muter kursinya ke arah samping biar bisa hadap-hadapan sama lawan bicaranya. Nah ini Natta, beda sama yang ngomong sama Pakin tadi. Fourth nggak punya kepribadian ganda kok. Dia cuma alus dan lembut kalo lagi sama Gemini doang.
"Kakak capek dan lapar"
Rengek Gemini manja, sambil nggerakin tangan dan tubuhnya ke arah Fourth. Kode kalau minta di peluk.
"Kakak jadi suamiku besok. Biar nggak usah capek-capek kerja".
Gemini terkikik tertahan. Suaranya teredam di bahu Fourth. Ia kemudian mencoba duduk tegak melepaskan pelukannya, merasa butuh menatap mata dalam menjawab kalimat Fourth yang barusaja dilontarkan.
"Kamu ini, baru sabtu kemaren jadi tunangan kakak dan besok kamu sudah mau jadiin kakak suami?"
"Kak, aku sudah minta ini dari awal kita bertemu lagi ya! Udah sebulan yang lalu."
Ah, Gemini baru ingat tentang pertemuan kedua mereka.
Setelah acara sambutan cengo itu berlangsung, malam harinya Fourth datang ke rumah Gemini menagih kata-kata yang ia ucapkan dulu.
Jadi sukses lalu menikah
Fourth sudah sukses, jadi tinggal menikah yang belum.
KAMU SEDANG MEMBACA
EKSTASI RASA // Geminifourth / Fourthgemini
FanfictionGeminifourth or Fourthgemini Warning alarm ❗️🔞 Rate T - M 🌚 Fujoshi Area 🚫 Boy x Boy BxB Boys Love Area HOMOPHOBIC ❔GET THE FUCK OFF ❕
