Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.
.
.
Tags : wlw without futa, drama, hurt/comfort, NSFW for past (raped; sexual assaulted or harrased), slow burn (might be).
Warning yang harus diperhatikan karna mengandung typos, bahasa yang digunakan campuran (narasi baku tapi dialog antar karakter tidak terlalu) sedikit nyeleneh, inappropriate language for jokes, curse.
.
.
.
Setidaknya berikan penulis jejak dengan vote juga comment kalau memang masih mau melihat ceritanya ending, aku juga butuh feedback.
Selamat membaca, sayangie!
...
ENAMORED,
Secret after secret.
...
PADMA menatap heran tiga orang juga madam itu, Arunika masih berada dibelakang punggungnya takut.
Hal tersebut juga membuat Padma makin protektif.
Tapi..
Kedatangan Madam bersama dua orang asing, dan satu orang yang dikenalinya itu membuat Padma tak paham sama sekali dengan perkataan mereka barusan.
Ah, tidak. Hanya Madam yang bersuara.
Menyuruhnya mengemasi barang-barang miliknya, seperti.. Ini dirinya diusir karna terlalu keras kepada Javier kah?
"Gimana?"
Ia terkesiap sesaat dan kemudian memiringkan kepalanya saat pandangannya bertemu dengan manik mata hitam kelamnya Maheswari, setelahnya, Padma menatap sang Madam.
"Maksudnya gimana? Kemas barang-barangan punya saya?" tanyanya sekali lagi.
Oh, Padma.
Madam tertawa geli dan itu terkesan merendahkan sekali membuat Mahes menatapnya; si tubuh gemuk tersebut secara tak senang, "Kamu bebas kayak yang kamu mau dan kemasi barangmu langsung, no business again disini, Padma. Mereka berdua, si kembar, yang beli kamu dari sini."