045 - Hatred.

868 108 26
                                        

ENAMORED,
Chapter 045 — Hatred.

ENAMORED,Chapter 045 — Hatred

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
















.

.

.



















Nirnyata,

Kesalahan pada penulisan terjadi karna kurangnya waktu editing.



























.

.

.




















Request (part 2).

Selamat membaca dan tolong, dimohon untuk meninggalkan jejak pada cerita seperti vote juga comment atau aku ngadu ke pusat langsung (Tuhan).





























































ENAMORED,
Chapter 045 — Hatred.

Flashback.

MENYAKSIKAN bagaimana sosok yang baru datang dalam keluarganya itu menjadi pusat perhatian, dan kebahagiaan kedua orang tuanya.

Itu membuat sosok tunggal satu ini lekas membenci sosok yang kiranya belum genap dua bulan tersebut.

Mungkin awalnya ia pikir lucu kalau dirinya memiliki seorang adik.

Apalagi kondisinya belum lama dilahirkan.

Dipikirnya, meski ada adik sekalipun ia takkan mungkin bisa tergantikan oleh siapapun—kedua orang tuanya pun menjanjikan hal itu kepadanya dengan baik.

Ia tetap akan menjadi jagoan kesayangan mereka, pusat dunia ayah juga ibunya dengan bangga.

Namun.

Yang ia lupakan faktanya adalah sosok adik itu, masih bayi.

Masih belum mampu melakukan semuanya sendiri, masih harus dibantu dan begitu diperhatikan oleh kedua orang tuanya.

Tawanya, tangisannya, raungan kesedihannya.

Bahkan tidurnya pun membuat keceriaannya berangsur-angsur sirna, apalagi kedua orang tuanya selalu mengutamakan si bayi.

Setiap kali ia berusaha meminta atensi mereka, keduanya selalu mengucapkan kata yang sama.

“Nanti ya, abang, sekarang adiknya dulu.”

Itu membuatnya semakin tak menyukai anggota baru keluarga mereka, apalagi sosok kecil yang menjadi pusat perhatian keluarganya ini selalu saja mendapatkan kasih sayang tambahan.

ENAMORED | WINRINATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang