Marwah Untuk Suami 🔞

2.3K 64 0
                                        

"Pangeran sakith,"

Erangan seorang anak remaja yang rasanya tak berdaya sama sekali karena hampir semua darahnya diambil alih oleh keluarga sang suami.

Benar, siapa lagi kalau tidak Nataniel, malam ini anak itu dipaksa melayani tugasnya sebagai seorang istri didepan suaminya setelah ayah mertuanya hampir kelepasan menggunakan tubuh itu juga.

Jendra terus menggunakan tubuh seseorang yang katanya sudah sah sebagai istrinya.

Hanya laki-laki bodoh yang tak berakal jika melihat tubuh indah Nataniel tidak dilandang oleh nafsu.

Kulit seputih susu, bibir merah sayu, bulu mata lentik, begitu sangat cantik, bahkan Jendra rasanya berani bersumpah jika mahluk Cullen tak akan ada yang bisa menyamai kecantikan Nataniel.

"Jangan terus menangis, bukankah katanya aku adalah suamimu," desah Jendra terus menghentakkan seluruh batang panjangnya di dalam rumah rawan Nataniel.

Apa kalian tau, makhluk Arandeyl adalah makhluk yang paling sensitif mengenai hasrat seksual.

Jika seorang omega dipaksa untuk melayani nafsu sang alpha sebelum masa Heat biologis nya datang, maka hal buruk kemungkinan akan terjadi.

Seperti daya tahan tubuh yang akan menyusut, atau separuh kekuatan dalam diri omega Arandeyl akan hilang.

Lantas Nataniel mau apa?

Menolak, rasanya sulit, mengingat ia juga akan dipaksa jika harus menolak.

"Hiks hiks pangeran sakith, boleh aku istirahat sebentar hiks,"

Tak ada kenikmatan yang anak itu rasakan, hanya rasa sakit tak lebih, Jendra malam ini egois, ia tak ingin membagi kenikmatan itu sedikitpun untuk Nataniel.

"Kau bilang apa? Istirahat? Jangan bodoh, kau disini tak lebih dari seorang budak," teriak Jendra sambil memukul rahang istrinya.

Kalimat itu lantang diucapkan oleh sang pangeran Cullen, Nataniel menangis?

Rasanya sudah lelah, yang Niel butuhkan saat ini hanya ingin istirahat tidur sebentar, badannya hanya terkejut setelah apa yang terjadi baginya hari ini.

.

//PYARRR...

Pelayan dari salah satu dinasti Arandeyl bingung, entah apa yang harus mereka lakukan agar sang ratu ingin makan.

"Ratu kumohon, isilah tubuh anda setidaknya sedikit, anda bisa sakit jika begini terus," ucap dari salah satu ketua pelayan.

Winansa hanya menggeleng, menggeleng lagi dan lagi bersama air mata yang ikut hadir.

"Jika aku makan, maka aku tak bisa merasakan bagaimana menderitanya anakku disana Bi Han," sang ratu yang juga seorang ibu tau betul bagaimana naluri anaknya yang rasanya selalu meneriakkan sang ibu.

"Nataniel yang malang, hiks maafkan Mama sayang,"

Sang ibu terus tersedu setelah beliau pulang tanpa anak bungsunya.

"Rasanya aku rela merasakan rasa sakit cambukan siksa, daripada melihat anakku yang harus menderita seperti ini hiks, Niel maafkan Mama sayang, maaf hiks,"

Winansa terus memeluk lukisan sang bungsu, pemandangan tersebut tak lepas dari si sulung yang tengah menangis melihat ibunya terus memeluk lukisan sang adik.

Renjana lantas menghampiri sang Mama dan memeluk sang Mama guna memberi sedikit pengobat rindu terhadap sang adik.

"Mama rasanya tak pantas hidup nak hiks, Mama tak bisa melindungi adikmu sendiri hiks, Niel disana pasti sedang menangis merindukan kita semua hiks, Ren apa yang harus Mama lakukan sayang hiks,"

𝑭𝒂𝒊𝒓𝒚 𝑶𝒇 𝑳𝒖𝒏𝒂 | 𝑵𝒐𝒎𝒊𝒏 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang