~~○●○●○~~
.
.
.
"Lah... pingsan."
"Kaget anjir..."
"Cuma kaget kan? Nggak mati karena jantungan"
Celetukan Jeno sontak bikin mereka kecuali Mark langsung lari menghampiri Renjun yang tergeletak di lantai.
Poof!
Jisung buru-buru berubah wujud lagi dan ikut menghampiri Renjun. "Kak bangun." kata Jisung nepuk pipi Renjun. "Jangan mati dulu nanti siapa yang kasih makan Icung."
"Heh bocah makan aja lu pikirin" sewot Chenle.
"Aduh gimana ini." Haechan panik banget.
"Kita nggak bakal di usir kan?" Jeno gigit jari sambil mondar mandir.
"Aduh gimana dong gue nggak mau jadi gembel" ujar Jaemin.
"Bukan salah gue loh ya, btw... gue boleh pergi, nggak? " Tanya Mark.
"NGGAK!"
"Diem, lo masih perlu tanggung jawab jadi jangan pergi dulu." Ancam Jeno.
"Kalo lu berani keluar dari rumah ini nyawa lu jadi jaminan." Sambung Chenle tak lupa disertai tatapan mengintimidasi.
Mark berdecak, seharusnya dia langsung pergi aja ngapain pake izin segala.
"Nah ayo loh~ tak tau kena marah" kata Mark kemudian nunjuk Jisung bikin cowok imut itu mau nangis.
"Huaaa maafin Icung..."
"Ya mau gimana lagi udah kejadian."
"Nanti hiks.. kalo kita hiks di usir gimana.."
"Elu sih bego amat dasar bocah!" Kata Chenle bikin Jisung tambah nangis kejer.
"Udah woy debat nya, itu anak orang pindahin dulu." Mark melerai, dia kasihan liat Renjun mengenaskan di lantai sedangkan mereka malah sibuk ngoceh.
"Gue yang gendong!" Kata Haechan sama Jaemin serentak.
"Apaan lu ikutan" ujar Haechan melotot ke Jaemin.
"Lo yang ngikutin gue!" Balas Jaemin tak mau kalah.
"Gue aja deh yang gendong, kan gue paling strong di sini." celetuk Jeno.
"Jangan ikutan lo sipit!" Seru Haechan sama Jaemin.
Tanpa memperdulikan perdebatan mereka, Chenle narik kaki Renjun di seret ke sofa. Mark yang kasihan lihat badan kurus Renjun di seret ambil alih gendong Renjun. Haechan sama Jaemin yang sebelumnya syok liat kelakuan Chenle berubah haluan natap Mark sinis.
"Dia beneran nggak mati kan?" Tanya Mark setelah membaringkan badan Renjun di sofa.
"Nggak lah, dadanya naik turun berarti masih nafas" saut Chenle.
"Kok ambigu ya?" Ceteluk Jeno.
"Otak lu kotor amat." Kata Jaemin melirik sinis Jeno.
"Apanya yang bikin ambigu? Dada datar gitu mana enak di remes." Ujar Mark bikin yang lain natap horor cowok itu.
"Ini mau banguninnya gimana?" Tanya Jisung.
"Cium aja kayak di drama yang gue tonton." ujar Jaemin gerakin alisnya sambil senyum creepy.
Sekarang giliran mereka melayangkan tatapan horor ke Jaemin.
"Eh gue punya ide" celetuk Chenle tersenyum lebar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Meow
DiversosKucing yang Renjun pelihara bisa berubah jadi manusia? RENJUN HAREM BXB Semi-baku Pict from Pin📌
