Satu hubungan yang mendadak, tanpa cinta dari dua insan
- Seokjin
- Jungkook
Sekali lagi ini bukan konten BL, Nama hanya pemanis, ceritanya mungkin akan mengandung 🔞++. jadi untuk yg masih di bawah umur bisa skip
SeokJin sudah siap dengan pakaian kerjanya, setelah jas hitam kemeja putih.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semalam SeokJin dan Jungkook tidur di kasur yang sama dengan selimut yang berbeda.
"Koo.."
"Jungkook, kamu nggak bangun?"
"Emmhhh" mengeliat mencoba membuka matanya, silau karena SeokJin sudah membuka tirai kamarnya, dan sinar matahari pagi ini sangat cerah padahal saat ini jam masih menunjukkan pukul 6 pagi.
"Di tanya mau sarapan apa sama istri yang cantik malah ketawa"
"Ya gimana saya nggak ketawa kalau kamu bangun jam segini terus tanya saya mau sarapan apa. Maid udah siapin semua, kamu belum kerja kan? Kamu di rumah aja, saya langsung kerja karena ada hal penting.
"Terus sekarang?"
"Ya ayok kita sarapan, nanti jam 9 ada yang anter baju. Nah setelah itu kamu boleh belanja pakek aja card saya, id nya xxxx ingat?"
"Pak saya nggak se pintar itu"
"Nanti saya kirim di pesan, ohh saya belum punya nomor ponsel kamu"
"Mana handphone bapak"
Mengambil ponselnya di nakas
"Nih"
Mengetik nomornya, lalu menyerahkan ke SeokJin.
"Istri tercantik?" SeokJin geleng-geleng "Ini seolah saya punya istri lain selain kamu"
"Ihhh nggak boleh, satu aja nggak di sentuh mau nambah"
"Kamu mau saya sentuh?"
"Nih sentuh" memberikan tangannya.
"Perempuan aneh" SeokJin memilih untuk ke walking closet untuk mengambil jam tangannya.