Kembali ke Korea

148 23 3
                                        

Hari ini adalah hari dimana Seora mulai bekerja di perusahaan milik Yoongi. Seora melangkahkan kakinya dengan anggun memasuki gedung perusahaan itu.

"Annyeong haseyo" sapa Seora.

"Ne, annyeong haseyo Nona, maaf ada perlu apa ya?" tanya salah satu karyawan kantor.

"A saya Seong Seora, asisten pribadinya Yoongi sajangnim. Bisakah anda mengantarkanku ke ruangannya?" pinta Seora.

"Eoh, asisten pribadinya sajangnim?, baiklah, mari saya antarkan" ajak karyawan itu.

Setelah sampai di depan pintu ruangan Yoongi, karyawan itu pamit undur diri.

"Ini ruangan milik sajangnim, kalau begitu saya permisi" ucap karyawan.

"Gamsahamnida" ucap Seora.

Karyawan itu hanya membungkukkan badan lalu pergi meninggalkan Seora yang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan bos sekaligus calon kekasihnya itu.

Tok...tok...tok...

"Masuk" sahut Yoongi.

"Annyeong haseyo sajangnim" ucap Seora sambil tertawa kecil.

"Eoh annyeong, kau baru datang?" tanya Yoongi.

"Mianhae, tadi aku terjebak macet karena sedang ada perbaikan jalan" terang Seora.

"A baiklah kalau begitu" ucap Yoongi.

"Ada yang bisa aku bantu?" tanya Seora.

"Aniya, kau bisa minta salah satu karyawan dibawah untuk menunjukkan meja kerjamu, " ucap Yoongi.

"Ah baiklah kalau begitu saya permisi" ucap Seora.

"Hey, jika kita sedang berdua, kau tidak perlu berbicara formal padaku" ucap Yoongi.

"Tapi kau kan atasanku, akan tidak sopan jika aku berbicara seperti itu padamu" ucap Seora.

"Ini perintah bukan permintaan" ucap Yoongi santai.

"Hais baiklah baiklah, kalau begitu aku permisi dulu, semangat bekerja" ucap Seora lalu pergi meninggalkan tempat Yoongi.

Sementara itu di tempat lain, Sunny dan Yeonji sedang bekerja sambil menggosip.

"Kenapa sajangnim tidak merekrut asisten pribadi dari dalam kantor saja, kenapa dia malah merekrut orang baru" ucap Sunny.

"Yais entahlah aku juga tidak tahu. Suka-suka sajangnim saja lah, ini kan perusahan milik sajangnim. Ngomong-ngomong asisten itu sangat cantik, aku yakin sajangnim akan menyukainya" ucap Yeonji.

"Jangan terlalu mudah mengambil kesimpulan seperti itu, apa kau lupa jika sajangnim itu adalah orang yang dingin?, bahkan sekelas Aera eonni yang paling cantik di kantor saja dia sama sekali tidak meliriknya" terang Sunny.

"Hey tapi apakah kamu tidak curiga?, kenapa sajangnim tiba-tiba merekrut asiten pribadi baru?, padahal di kantor ini sajangnim memiliki beberapa sekretaris, kenapa sajangnim tidak menjadikan salah satu sekretaris menjadi asisten pribadinya saja. Atau jangan-jangan perempuan itu adalah kekasih sajangnim?, woah daebak pasangan yang sempurna" ucap Yeonji.

"Eoh ayolah kau menyakiti hatiku" canda Sunny.

"Haha sudah kuduga kau akan menyukai sajangnim" ledek Yeonji

"Ayolah, coba katan padaku gadis mana yang bisa menolak pesona laki-laki setampan dia?" ucap Sunny.

Sementara itu, Seora berjalan mendekati meja salah satu karyawan yang sedang mengobrol.

"Jeogiyo, mianhae jika saya mengganggu. Bisa tolong tunjukkan meja kerja saya?, sajangnim memintaku untuk bertanya kepada kalian" ucap Seora sopan.

Dua orang yang sedang mengobrolpun langsung menghentikan aktivitasnya.

Love Is A MistakeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang