BAB 10. Home School dan gen nya 𐂡

98 9 2
                                        

Kunci dari ertahan hidup di lingkup Home School adalah kekompakan satu sama lain. Saling merangkul dan tidak mudah terkecoh dengan segala permainan yang telah Home School buat. Namun, hal itu tak sama sekali di lakukan oleh murid Home School generasi ke-3 lampau.

Bang Yedam. Salah satu murid laki-laki yang mendapat Secret Ticket dari Home School, itu semacam beasiswa yang Home School berikan pada murid yang menurut para master mempunyai peluang untuk hidup sukses di kemudian hari. Begitu katanya. Bang Yedam sendiri seorang remaja yang tinggal di sebuah panti asuhan yakni,  Panti Ceria Bang'$. Pada awal nya semua baik-baik saja, hingga pada suatu ketika Yedam kala belajar di Home School ia di vonis melakukan sebuah kesalahan yang mengakibatkan dirinya harus di hukum.

Kala itu tengah malam, suasana Home School sangat menyeramkan dengan pencahayaan yang sama sekali tak ada. Teman-teman nya yang lain telah tertidur pulas, begitu pun dengan dirinya. Namun, seseorang berjubah hitam datang padanya, membangun kan dirinya yang tengah tertidur, Yedam tak tau itu siapa namun sosok itu benar-benar membuat nya terkejut dan takut.

Yang Yedam ingat, ia di beri sebuah Jelly yang harus ia makan dan setelah nya ia tak sadar kan diri.

Hari itu...

Yedam membuka matanya, ia tak pernah melihat tempat ini. Tempat dimana ia berada di sebuah ruangan minim pencahayaan, hanya ada lilin yang sejajar untuk membantu nya melihat. Beralih pada pencahayaan, Yedam justru tertarik menatap seorang perempuan berkaca mata tengah sibuk membuat sebuah ramuan. Belum ada 2 menit setelah ia sadar kepala nya terasa berat akan pusing yang menerjang letak otak nya berada.

Nafas nya memburu, beberapa ingatan 3 hari lalu kembali teringat. Dimana pada saat itu Yedam terduduk di bawah pohon perenungan hingga lutut nya terluka, bahkan ia kelaparan serta dehidrasi. Selain pikiran itu yang muncul, sebuah memori kala ia bersama dengan salah seorang Master, ia berada di sebuah tempat dengan beberapa teknologi asing yang tak pernah ia lihat. Seraya bermain catur dengan Master nya, sesekali bertanya tentang kehidupan Yedam.

Siapa yang tau? aksi tersebut di rekam jelas oleh sebuah kamera kecil, yang mungkin di ketahui sekarang USB itu masih berada di Home School.

" Kau akan segera sembuh, murid ku."

Satu kalimat yang masih sangat Yedam ingat. Benar-benar membuat pikiran nya kacau, hingga saat ini.

Karna itu. Alasan mengapa Chan bergabung di Home School, ia ingin mengetahui apa sebenar nya Home School ini. Melihat kondisi teman yang telah ia anggap kakak itu benar-benar membuat amarah nya hampir menggila. Namun, hingga saat ini ia belum juga menemukan sebuah titik terang untuk masalah itu.

Kadang kala Chan terlamun dengan pikiran nya, mengingat sebuah kalimat yang terucap terulang kali dari mulut Yedam. "Para master itu gila! aku tidak sakit... aku tidak sakit... Home School yang membunuh nya..."

Chan menggeleng keras, mengingat satu alasan mengapa ia berada di sini sekarang membuat kepala nya pening. Chan melirik ke kanan dan ke kiri, ia dapat kan teman teman nya telah terlelap. Kini atensi nya beralih pada jendela petak yang bahkan gorden nya belum mereka tutup, bulan dengan beberapa pohon yang menjulang di hutan sana dapat ia lihat, ia jadi teringat dengan Minho. Bagaimana kondisi laki-laki brandal itu sekarang di luar sana?

. . . { 𐂡 } . . .

M

asih di keadaan yang sama. Di apit oleh dua master yang mengerikan di dalam hutan, Minho dan Lia benar benar kehabisan akal. Keringat dingin menetes bercucuran dari wajah mereka, nyawa mereka mungkin akan segera melayang jika master mereka benar-benar kejam.

HOME SCHOOL : SKZ ft. ITZYCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang