keegoisan Jefri

13.5K 152 3
                                        

Jefri kini tengah mengendarai mobilnya melintasi jalan yang begitu sepi, tampaknya Jefri sedang emosi dan matanya begitu tajam bahkan tangan kasarnya itu meremas stir mobil.

"Sephora ga mungkin akan nerima Vincent begitu aja," Gumam Jefri.

"arghhh!!" Jefri menginjak pedal rem mobilnya dan memukul stir mobil itu.

"kenapa pelacur itu bisa buat gue tertarik sama dia," geram Jefri.

jefri tersenyum miring,"gue harus buat Sephora masuk kedalam dunia gue."

Jefri mengambil ponselnya dan melihat video yang kemarin dirinya rekam, itu adalah ancaman untuk sephora.

"lo cuman milik gue!"

***

Gea akhirnya sadar di komanya, setelah sekian lama dirinya memejamkan matanya kini dirinya membuka kembali mata nya dan bisa menghirup udara segar.

namun sayangnya Jefri bukanlah orang pertama yang ada disamping Gea saat dirinya sadar, Jefri di sibukkan dengan kepentingan seksualnya di banding sang kekasih.

sedangkan Sephora sekarang tengah makan bersama Vincent, Sephora tampak canggung karena Vincent sesekali meliriknya.

"selesai makan lo gue anterin pulang," Ucap Vincent kemudian mengambil segelas air minum lalu meneguknya.

"ka, sebenarnya itu obat apa yang selalu aku minum?" Tanya Sephora dengan takut.

"obat?" Vincent mengangkat sebelah alisnya.

"setiap kalian mau nganuin aku, selalu aja ka Nael cekokin aku obat itu," Kata Sephora.

Vincent terkekeh,"itu obat perangsang, supaya lo juga bisa keenakan."

"kenapa emangnya?"

"efek dari obat itu, jadwal datang bulan aku nggak nentu," Ujar Sephora.

"ya bagus dong, berarti lo bisa ngerasain sensasi nikmat seks setiap hari," Ucap Vincent lalu bangkit berdiri.

vincent mengambil sebatang rokok kemudian kembali duduk berhadapan dengan Sephora.

Vincent tersenyum miring,"lo menarik juga ya."

"orang tua lo tau kalau anak nya udah ga perawan?" Tanya Vincent.

ini yang membuat Sephora takut jika berduaan dengan Vincent, ucapan Vincent selalu saja membuat hatinya sakit.

Vincent menghembuskan gumpalan asap rokok, kemudian mengangguk paham. "lo mainnya rapi banget," Kata Vincent sedikit berbisik.

Sephora bangkit berdiri dan berniat ingin melangkah pergi namun tangannya di tarik Vincent hingga ia jatuh ke atas pangkuan Vincent, keduanya saling bertatapan bahkan Sephora sangat ketakutan apalagi mata elang pria itu terus menatap kearah bibirnya.

dan Vincent langsung melumat bibir Sephora dengan rakus, sephora sendiri pasrah dikarenakan tubuhnya terasa sangat lemah

Vincent menyudahi aktivitasnya kemudian memandang wajah Sephora yang jika di lihat-lihat Sephora punya ketertarikan sendiri.

"gue anterin lo pulang, rapi-rapi aja dulu," Kata Vincent.

dan Sephora langsung bangkit berdiri.

---

hari pun berganti, hari ini seharusnya Sephora kembali bersekolah namun sayangnya Sephora tengah tidak enak badan makanya ia izin untuk tidak bersekolah. Di rumah sephora hanya sendiri dikarenakan sang ibunda dan ayah tengah bekerja, Sephora memainkan ponselnya dan melihat beranda instagram yang penuh dengan berita-berita usia 17 tahun hamil di luar nikah dan di tinggalkan oleh kekasih sehingga memutuskan untuk bunuh diri. Hal itu semakin membuat Sephora takut, dirinya takut jika suatu hari dimana kesialan itu terjadi, seorang mahkluk kecil tumbuh di rahim Sephora.

Big BoyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang