halo halo halo
seperti biasa jangan lupa vote dan komennya yaa, happy reading...
***
"Dalam diri manusia pasti akan ada yang namanya perubahan."-Jefrian Reyhan Alfaro
***
Ingin rasanya aku mengambil alih pesawat ini sudah beberapa jam perjalanan membuat bokongku pegal. Aku sudah mencoba tidur tapi tidak bisa karena rasa bersemangatku yang ingin bertemu Acil dan Jian membuat aku tidak bisa tidur.
Tetapi berbeda dengan Naura, dia tidur dengan nyenyak bahkan sudah aku bangunkan puluhan kali dia tetap gak bangun, mau heran tapi dia Naura Winda Ayumna si kebo yang susah dibangunin kalo udah ketemu bantal atau boneka pasti dia akan tertidur hanya dalam hitungan detik.
Pantesan cowok-cowok takut sama dia orang kalo tidur udah kayak orang mati. Pikirku geleng-geleng kepala memperhatikan Naura.
Aku adalah tipe orang yang suka bosan kalau sendirian itu alasannya kenapa daritadi aku berusaha bangunin si kebo. "Nau bangun Nau." aku terus menggoyangkan tubuh Naura sampai dia bangun.
Berhasil! Naura akhirnya bangun. "Nah Allhamdulilah bangun juga lo."
"Kenapa sih?." Naura mengusap matanya dia sedang mengumpulkan kembali nyawanya yang sedang jalan-jalan.
"Gapapa sih mau bangunin lo doang, gue gabut kalo sendiri." ucapku sambil menggaruk kepalaku yang tak gatal.
"Hadehh lo mah ganggu gue lagi konser aja."
Hah konser? Naura mimpi jadi artis kah?. "Konser solo Satya, gue tadi lagi nonton konser solo Satya terus tadi diakhir konser Satya lempar gitar terus gue mau nangkep ehh malah lo bangunin ilang deh tuh gitar." Naura bercerita sambil menatapku sewot.
"Acil main gitar?? Dia mana bisa main gitar bjir, gitar mainan iya."
"Yaudah sih bodoamat gue gak peduli mau Satya bisa main gitar atau engga gue tetap cinta." ucap Naura sambil mencium foto Satya yang dijadikannya wallpaper.
Aku bergedik geli melihat itu. Sekarang ingin sekali rasanya aku pindah tempat duduk dan jauh-jauh dari manusia aneh seperti Naura.
***
Akhirnya setelah sekian jam perjalanan sampai juga. Sekarang aku sedang menunggu supir menjemputku. Aku menunggu sendirian karena Naura sudah pulang duluan dijemput sepupunya.
Sambil menunggu jemputan aku mendengarkan lagu di spotify tentu saja menggunakan earphones yang Jian kirimkan sebagai hadiah ulang tahunku tahun lalu. Sesekali tanganku bergerak menari-nari lagu salah satu grup K-Pop yang sedang aku dengarkan.
Tit... Tit...
Akhirnya supirku datang. "Lama banget sih lo lumutan nih gue!." kesalku pada supir alias Acil.
"Ya elah baru juga nunggu sepuluh menit."
"Sepuluh menit lo bilang? Nih nih liat sekarang udah jam berapa? Udah setengah jam woi gue nunggu lo!."
"Iya kah? Sorry sorry tadi gue latihan dulu."
"Nyinyinyi bilang aja lo abis jalan bareng cewek." males berdebat dengan Acil aku lebih memilih masuk mobil duluan dan membawa tas yang ringan sisanya biar Acil membawakan lagian siapa suruh lama.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Secretly R
Fiksi Remaja"Lebih baik mencintai secara diam-diam daripada dia tau yang berujung asing." Tentang Reyhan yang menyukai sahabat kecilnya tetapi mereka harus berpisah karena Monika ingin meraih mimpinya. Selama bertahun-tahun Reyhan menyimpan perasaannya sendiri...
