33. mengatakan yang sebenarnya

521 14 0
                                        

Hari ini kinar ingin mengatakan yang sebenarnya, tentang siapa dia yang berada di dalam tubuh kinar. Dia tidak ingin menyembunyikan hal ini terlalu lama, dan dia siap jika tidak di terima di rumah ini lagi.

Kinar ingin mengatakanya pagi tadi, tapi mendengar perkataan maminya yang mengatakan bahwa kenzo yang akan sampai di rumah siang ini, jadi dia memutuskan untuk mengatakan semuanya saat ada kenzo nanti.

Dan sekarang di ruang keluarga ini mereka semua sudah berkumpul, terkecuali ara, yang sedang tidur siang. Kinar menatap mami dan papinya setelah itu kenzo dan sarah, lalu menghembuskan nafasnya dengan pelan.

"saya mau jujur sama kalian, tapi sebelum itu saya minta maaf, karena sudah menyembunyikan hal ini dari kalian. Sebenarnya saya bukan kinar" ucapnya lirih.

"maksud kamu apa sayang, jelas jelas kamu kinar, anak mami terus kenapa kamu ngomong gitu" ucap sang mami.
"maksud saya, memang ini tubuh kinar anak kalian, tapi jiwa yang ada di dalam tubuh ini bukan kinar, tapi azura, dan itu nama saya"

"maksud kamu" tanya kenzo masih belum mengerti.

"kalian pasti gak akan percaya dengan yang saya ucapkan, tapi ini memang kenyataannya, jiwa yang ada di dalam tubuh ini bukan kinar, melainkan azura, saya gak tahu apa yang terjadi dengan kinar, yang pasti saya sebagai azura waktu itu mengalami kecelakaan dan di bawah ke rumah sakit, dan setelah saya sadar, saya benar benar kaget kenapa saya bisa jiwa saya bisa berada di tubuh kinar"

"kalian pasti tahu transmigrasi kan, itu lah yang terjadi pada saya, saya minta maaf karena menyembunyikan ini dari kalian" lanjut kinar,

Setelah mengatakan semuanya, kinar menunduk, menunggu respon dari mereka, kenapa mereka hanaya diam saja, apa mereka akan mengusirnya. Kinar memejamkan matanya sejenak lalu membukanya kembali.

"kalo kalian tidak bisa menerima kenyataannya saya bisa pergi dari rumah ini"

Mereka masih shock mendengar pernyataan ini, dan masih mencerna semua yang di katakan kinar barusan.
Sandra betdiri dan memeluk kinar, menumpahkan tangisanya." kamu tetap anak mami sayang, jangan pernah pergi dari rumah ini, jangan tingalin kita"

Tama pun ikut memeluk kinar." benar kata mami, kamu tetap anak kita, jadi jangan pernah pergi dari rumah ini"

Mereka melepaskan pelukannya, kenzo pun mendekat. "dan kamu tetap adik abang"

Kinar menghapus air matanya, dia sangat bahagia, dia pikir mereka tidak akan menerimanya, tapi ternyata pemikirannya salah dia tetap di terima sebagai anak mereka.

"terima kasih, buat semuanya"

"sama sama sayang, tetap jadi anak kami ya"

Kinar mengangguk dan kembali memeluk mami dan papinya, dia benar benar bahagia dengan ini, dia merasa laga sekarang, karena sudah mengatakan yang sebenarnya. tidak ada lagi yang dia sembunyaikan dan takutkan. Mereka telah menerimanya.
***

Saat ini kinar sedang duduk di balkon kamarnya, dan berbicara dengan marvel lewat telepon. Dia ingin mengatakan hal tadi.

"aku gak nyangka aja mereka mau nerima aki vel" ucap kinar.

"ya karena kamu anak mereka sayang"

"tapikan jiwa aku bukan kinar"

"sama aja sayang, kamu tetap kinarnya marvel"

"terserah kamu deh vel"

"kamu udah makan kan? "

"harusnya aku yang nanya gitu ke kamu, kamu udah makan siang kan"

"udah sayang, masakan istri aku enak banget"

"istri apaan sih vel, kita belum nikah ya"

"kan sebentar lagi nikah sayang, aku lagi latiahan aja ngomong gitu"

"apaan sih kamu"

"bilang aja kamu salting sayang"

"kamu nyebelin baget sih vel, aku tutup dulu bayy"

Kinar mematikan sambungan teleponnya, dia sangat kesal dengan marvel yang terus mengodanya. Setelah meletakkan kembali ponselnya, dia kembali mengingat di mana dia belum bertransmigrasi ke tubuh kinar, dan masih menjadi azura saat itu.

Hatinya sangat terluka saat menjadi azura, kedua orangtuanya hanya menyagangi kakaknya saja, tidak dengan dinya, yang setiap hari di marahi walaupu tidak bersalah. Dia yakin setelah kematiannya itu, mereka pasti tidak berduka sama sekali, mereka pasti bahagia dengan kepergiannya. Tapi sekarang dia sudah tidak peduli lagi, sekarang dia bahagia karena mendapatkan keluarganya yang baru dan sangat menyayanginya, memperlakukan dia dengan layak.

"terimakasih kinar, berkat kamu aku bisa bahagia di tubuh ini, aku janji akan selalu menjaga keluarga kamu" ucapnya menatap langit.

🐝🐝

Next part...


Maaf kalo part ini pendek....aku bingung banget saat nulis part ini, bantu koreksi ya..

Itu juga nambahin pahala kalian loh di bulan ramadan ini...😁🙏






Vote+komen ya jangan lupa..😚😚




KINAR (transmigrasi) ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang