Sebelum baca janga lupa follow akun wp aku ya... biar ga ketingalan sama cerita aku yang lainya.😉
Haii..
Apa kabar sama yang udah mampir ke cerita ku. Semoga selalu sehat ya..
Aku sengaja spil dikit ya, biar kalian tau kalo Marvel sama Kinar udah punya anak hehe..
***
4 tahun kemudian..
Ketika kedua mata gadis mungil itu terbuka. Dia pun bangun dari tidurnya, melihat di sekeliling kamar yang tampak kosong. Tentu saja karena dialah penghuni kamar ini, semenjak usianya tiha tahun.
"bunda" panggilnya denggan suara sedikit serak, karena efek baru bangun tidur.
Tak lama kemudian, pintu kamar terbuka. Dan muncullah seorang wanita cantik yang di panggil bunda tersebut. Wanita dengan deres rumahan bergambar bunga bunga kecil itu mendekat pada sang anak yang memanggilnya. Dan wanita itu tidak lain adalah kinar.
"eh anak bunda, udah bangun ternyata"
"mau sama ayah bunda" kinar tersenyum, kebiasaan anaknya ketika bangun dari tidurnya. Pasti selalu rindu dengan sang ayah, yang kadang sibuk dengan pekerjaan di kantornya.
"ayah lagi sarapan, ayo kita semperin ayah" ucap kinar. Keduanya melangkah menuju ke ruang makan.
Setelah menikah. Beberapa bulannya kinar di nyatakan hamil, hal itu membuat marvel sangat bahagia. Bukan hanya marvel tetapi dari dua keluarga juga sangat bahagia dan sangat menantikan kelahiran cucu mereka nanti.
Marvel dan kinar memiliki seseorang anak perempuan yang berparas cantik seperti kinar. Yang di beri nama, Gelmara alexsander.
Saat keduanya tiba di ruang makan, terlihat marvel sedang serius dengan sarapannya."ayahh"
Mendengar suara sang anak, marvel langsung tersenyum."loh anak ayah, udah bangun ternyata. Sini sarapan sama ayah"
Setelah mengangkat gelmara di atas pangkuannya."mau makan apa princess"
"mara mau nasi goreng yah, pasti enak karena buatan bunda"
"pasti dong, masakan bunda kan selalu enak" ucap marvel mengedipkan sebelah matanya pada kinar, yang ikut duduk di depanya.
Kedua pipi kinar memerah karena salting. Marvel memang selalu membuatnya salah tingkah. Cinta marvel padanya bahkan tidak pernah memudar bahkan semakin menambah rasa cinta itu. Kinar merasa menjadi wanita paling beruntung karena di cintai sedalam itu oleh marvel, suaminya.
"ayah, nanti kita jadi kan ke vilanya"
"jadi dong, emang anak cantik ayah udah siapin mainanya yang mau di bawa, atau mau di beli aja"
"jangan beli lagi yah, nanti di omelin bunda, mainan mara kan banyak sayang kalo gak di mainin, nanti mainannya nangis kata bunda"
"emang kata bunda gitu" kinar hanya tersenyum melihat anak dan suaminya yang berceloteh.
"iya"
"anak cantik ayah udah pintar ya sekarang"
"iya dong, kan di ajarin bunda"
"bunda doang ni, ayahnya enggak"
"eh ayah juga dong, mara sayanggg banyak banyak ke ayah sama bunda"
"ayah dan bunda juga sama, sayanggg banyakkk sama anak cantik ini, iyakan bunda"
"iya dong, abisin dulu sarapannya"
"siap bunda cantik" ucap ayah dan anak itu bersamaan.
Kinar menanggapi dengan tersenyum. Terima kasih kinar, aku janji akan menjaga tubuh dan keluar ini dengan baik. Terima kasih telah memberikan aku kebahagiaan yang belum pernah aku rasakan.
***
Vote.
Komen.
Berhenti di sini aja kali ya ceritanya. Aku bakalan lanjut ke extra partnya kalo aja banyak yang baca dan kasih vote nya. Tapi aku gak maksa kok, karena itu hak kalian buat baca cerita aku atau engga..🙇
Ini juga cerita pertama aku..
Dan pengalaman pertama aku nulis cerita ini huh.. mood nya harus bagus, dan kadang gak ada waktu buat nulis atau pun up ceritanya.. tapi aku senang banget bisa buat cerita ini, dan banyak juga yang mau baca dan akhirnya bisa sampe END juga...🥹
Terimakasih banyak yang udah mampir dan baca cerita ku...🫶🏻
Jangan lupa mampir ke cerita aku yang lainyaa yaa sahabat..💖💖
See u..
KAMU SEDANG MEMBACA
KINAR (transmigrasi) END
Fiksi RemajaDia Azzura amelia, di umur yang sudah 20th pun kedua orangtua nya jarang bahkan tidak memperhatikan nya, dan hanya peduli pada kakanya. "cuma ingin di peduliin, tapi kenapa cuma abang yang di pedulin" Itulah yang membuat dia terpurk dalam kesendir...
