38. menjaga jarak dengan marvel

574 13 0
                                        

Semenjak perbuatan marvel dua hari yang lalu di rumah sakit itu. Kinar sedikit menjaga jarak denganya, dia tidak ingin hal itu terulang lagi. Karena mereka belum menikah.
Kinar sudah pulang dari rumah sakit dari dua hari yang lalu.

Dan hari ini marvel mengatakan dia akan ke rumah kinar. Kinar yang masih mengingat kejadian itu pun, memberi alasan pada marvel bahwa dia sedang pergi bersama sarah dan ara, dan marvel pun percaya dengan kebohongan yang di buat kinar.

Kinar menghembuskan nafasnya, karena marvel percaya dengan apa yang dia katakan.

"untung dia percaya" setelah berucap, kinar dia melangkah menuju ke kolam renang dan duduk memasukkan kakinya ke dalam air. Sambil membaca novel yang dia bawa dari kamar.

Sedangkan marvel yang sedang dalam perjalanan pulang pun. Tiba tiba merasa haus, melihat botol air yang tetsedia di dalam mobilnya habis. Dia menepikan mobilnya dan turun menuju ke salah satu supermarket yang kebetulan di lewatinya.

Setelah mengambil satu botol minum, marvel menuju kasir untuk membayarnya. Langkahnya terhenti ketika melihat seseorang yang di kenalnya. Dahinya mengerut, merasa penasaran marvel pun mendekat.

"kak sarah" panggil marvel, yang dia lihat adalah sarah dan ara, bahkan kenzo juga ada, tapi dia sedang membayar barang barang yang mereka beli.

"eh marvel, kamu belanja juga ya" sarah kaget dengan adanya marvel.

Marvel mengeleng "beli minum aja, kinar udah pulang duluan ya kak?"

"kinar?"

"iya, kinar katanya dia pergi bareng kakak sama ara"

"loh, kita gak janjian sama sekali, tu ada bang kenzo yang nemanin kakak sama ara, kinar di rumah kayanya"

Jadi kinar berbohong padanya. Tapi apa alasannya hingga membuat kinar berbohong. "kalo gitu saya duluan kak" pamit marvel.

Setelah masuk ke dalam mobil. Marvel membawa mobilnya menuju ke rumah kinar.

***

Sedangkan kinar yang masih asyik duduk di tepi kolam dengan novel yang di bacanya. Dia tidak menyadari bahwa marvel sudah sampai di rumahnya dan sedang berdiri tepat di belakangnya.

"kenapa bohong"

Kinar menegang mendengar suara yang di kenalnya. Dia membalikkan badannya dan tersenyum pada marvel yang menatapnya datar.

"mar_vel, kapan datangnya, kenapa gak ngabarin aku dulu" tanya kinar, dengan telapak tangan yang sedikit berkeringat.

"kenapa bohong"

Marvel mendekat ke kinar yang sudah berdiri dari duduknya. "kenapa kamu bohongin aku hmm" marvel terus bertanya.

"ak_aku, maaf vel" kinar menunduk, takut menatap wajah marvel.

"bilang sama aku, apa alasannya kamu bohong sama aku"

"bahkan kamu sering menghindar dari aku" lanjut marvel.

"aku, masih keingat sama kejadian di rumah sakit itu" ucap kinar pelan.

"jadi itu, yang bikin kamu menghindar dari aku" kinar mengangguk.

Marvel menghembuskan nafasnya, lalu mengusap wajahnya dengan kasar. Jadi kinar masih mengingat kejadian di rumah sakit itu, itu memang salahnya seharusnya dia tidak melakukan itu pada kinar.

"sekali lagi aku minta maaf, aku salah ngelakuin itu ke kamu"

"aku juga minta maaf, udah bohong sama kamu" ucap kinar memeluk marvel.

Setelah permintaan maaf keduanya tadi, kini marvel dan kinar sedang duduk berdua, dengan marvel yang sedang mengetik sesuatu di laptopnya dan kinar yang bersandar pada marvel dan sedang fokus pada permainan di ponselnya.

"tadi papi ke kantor aku" ucap marvel membuka suara.

"ngapain?" tanya kinar tanpa mengalihkan pandangan dari ponsel.

"ngomongin pernikahan kita, bulan depan"

"emang gak kecepatan ya"

Marvel merebut ponsel kinar dan menyimpannya. "lebih cepat lebih baik cantik" ucap marvel mengecup singkat dahi kinar.

"emang kamu udah siap, kalau kita punya anak?"

"itu juga salah satu keinginan aku, pengin punya anak dari kamu"

"tapi aku takut, gak bisa ngurus dia nanti"

"kita bisa sama sama sayang"

"emang kamu bisa?"

"ya bisa lah sayang, aku udah belajar dari lama, karena aku tahu kita bakalan punya banya anak nanti"

"apaan sih vel, banyak anak orang kita aja belum nikah"

"sebulan lagi sayang"

"terserah kamu aja"

"jadi kamu mau dong punya banyak anak" marvel bertanya saat kinar berdiri dari duduknya.

"iya, tapi kamu aja yang hamil" setelah mengucapkan itu, kinar berlari ke kamarnya sambil tertawa karena teriakan marvel.

"SAYANG"

🐬🐬🐬

Next part...

Pendek banget part ini...
Mood aku kurang baik soalnya maaf yaa.. 😔





Vote+komen ya jangan lupa...
😚😚





KINAR (transmigrasi) ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang