Senin pagi

298 4 0
                                        

Pagi ini adalah pagi kembalinya para siswa dan siswi ke sekolah, dimana sebagian para siswa dan siswi sangat malas sekali untuk ke sekolah tapi berbeda dengan Dira yang sangat bersemangat menyambut pagi ini

"Pagi bunda" Sambutnya saat melihat bunda nya sedang di meja makan sedang menyiapkan sarapan pagi ini

"Pagi kak" Balasannya dengan senyuman sayangnya

"Hari ini di jemput Algi lagi kak" Sambung bunda bertanya pada Dira

"Iya bun" Jawabnya sambil menyuapkan nasi goreng ke mulutnya

"Kak, tapi jangan terlalu sering ya di anter jemput sama Algi, kasian dia kak kalau selalu di repotkan"

Ucapan bundanya cukup membuat Dira menghentikan makannya, apa yang di bilang bundanya itu ada benarnya, ia takut merepotkan Algi kalau harus menjemput dan mengantar dirinya

"Kak, bunda mau bilang sama kakak. Kakak tau kan gimana keluarga Algi dengan kita. Bunda mohon sama kakak jangan terlalu jatuh cinta banget sama nak Algi, bunda tidak melarang kakak untuk memiliki dengan Algi bunda hanya menyampaikan ke khawatiran bunda sama kamu"

Ternyata ucapan bundanya masih berlanjut mengenai ke khawatiran pada dirinya mengenai hubungan dengan Algi, tapi setelah ucapan bunda yang ke dua ia lebih membenarkan lagi

Bundanya benar, bahwa dirinya dan Algi sangat berbeda untuk memiliki hubungan mengingat keadaan dari segi ekonomi

"Iya bun, dira bakalan inget kata-kata bunda" Jawab Dira dengan senyum cantiknya

"Duh pagi-pagi udah deeptalk aja" Ucap Gita yang Tiba-tiba bergabung dengan bunda dan Dira disusul juga dengan dita

"Oh iya bun dari tadi kok gak keliatan ayah"

"Eh iya bun kok ayah gak keliatan"

Ucapan itu di awali dari Dita dan di benarkan oleh Gita. Betapa kompaknya dua manusia kembar itu kan, bahkan dua manusia itu sangat suka memakai apapun yang serba kembar, meskipun hanya modelnya berbeda tetapi untuk warna mereka selalu mecing. Kalau kata Gita "mereka emang kembar, tapi untuk model tidak akan pernah sama biar orang lain juga bisa membedakan mana dirinya dan Dita"

Kalau orang lain biar bisa di bedakan melalu warna tapi sangat berbeda dengan dua manusia itu, dimana malah model atau bentuk barangnya yang berbeda

"Ayah sudah pergi dari pagi ke kebun nak, banyak kerjaan kata ayah" Jawab bunda mengenai pertanyaan anak tengahnya itu

"Assalamu'alaikum"

Saat mereka sedang asik sarapan ada suara dari depan pintu rumah mereka

"Sepertinya itu nak Algi deh kak, coba sana kakak liat dulu" Ucap bunda kepada dira dan di anggukin oleh Dira

Saat Dira membuka pintu benar saja itu adalah Algi, dengan sopan ia menyuruh Algi untuk masuk ke dalam rumahnya

"Kak Algi tunggu disini ya, Dira mau ambil tas dulu di kamar" Ucap Dira yang hanya di balas anggukan oleh Algi

"Eh nak Algi, sini sarapan bareng nak" Sapa bunda Dira dengan ramah

"Gausah bun, tadi Algi sudah sarapan di rumah ini cuma mau jemput Dira aja, lain kali Algi ikut gabung sarapan" Ucapnya seraya senyum kepada bunda Dira

"Oh iya bun, ayah kemana kok Algi ga liat ayah?" Sambungnya

"Ayah udah ke kebun kak Algi, dari pagi" Bunda bunda yang menjawab melainkan Gita dan hanya di balas dengan anggukan kepala oleh Algi tanda bahwa ia mengerti

"Kak Algi, ayo kita berangkat" Tiba Dira yang sudah keluar dari kamar

"Eh udah mau berangkat, kak ini bekalnya" Ucap bunda Dira seraya memberikan bekal anaknya itu dan di Terima oleh Dira

Saat sudah berpamintan dengan bunda Dira, kini ke dua insan itu berada di dalam mobil sport milik Algi dengan keadaan meraka yang sama-sama diam

Mengingat kejadian semalam, bahwa Algi membawa wanita lain Dira sudah menganggap itu sebagai salah liat karena Algi pun mengatakan demikian

"Kok tumben bawak bekal sayang?" Ucap Algi memecahkan keheningan mereka

"Iya kak Algi, hari ini bunda masak nasi goreng nanti kak Algi harus coba nasi goreng buatan bunda Dira" Jawabnya dengan senyuman

Algi mengenggam tangan Dira dan berfikir apakah nasi goreng adalah hal yang istimewa bagi Dira dan apakah Dira sangat jarang makan nasi goreng, untuk dirinya itu adalah hal biasa

"Iya sayang nanti aku coba ya masakan bunda"

"Emangnya bunda gak pernah masak nasi goreng?"

Jujur saja melihat keadaan Dira dan keluarga membuat ia khawatir dengan keadaan gadis ini

"Bunda itu jarang banget kak Algi untuk masak nasi goreng, karena bunda itu repot banget kalau pagi karena harus bikin kue pagi-pagi untuk di jual di pasar" Tuturnya pada Algi

"Jadi kalau bunda buat nasi goreng Dira suka banget, karena nasi goreng ini makanan kesukaan Dira" Lajutnya

Algi hanya menganggukan kepalanya mengerti dan tau bahwa makanan kesukaan Dira nasi goreng

Saat ini mereka sudah sampai di parkiran sekolah dengan Dira dan Algi sudag sama sama keluar dari mobil miliknya

Tapi siapa sangka Algi malas di sambut oleh temannya yang satu ini

"Ets, sayangku udah sampe sekolah ya" Tiba-tiba saja cavin datang entah dari mana datangnya dan di susul oleh Roy dengan Cavin yang merangkul bahu Algi

"Mata lo gak liat" Ucap Algi datar dan dingin kepada Cavin

"Aela sayang marah-marah aja"

"Lo kalau bosen jomblo mending cari cewek anjing, dari pada ngehomo" Kali ini Roy yang membuka suara karena sudah terlanjur geli kepada Cavin yang memanggil Algi dengan panggilan "sayang"

"Sialan lo anjing, gue gak homo ya. Tapi kalau ngehomonya sama Algi gapapa" Balas Cavin pada Roy dan kembali menatap Algi sambil menpilkan gigi rapinya

Algi yang di bilang seperti itu lebih memilih mengabaikan Cavin si manusia yang gak jelas dan menarik Dira untuk masuk ke dalam sekolah

"Lo tau gak hari senin terburuk Algi itu apa?" Tanya Roy pada Cavin

"Apa?"

"Ketemu sama lo" Ucap Roy pada Cavin dan meninggalkan Cavin untuk menyusul Algi dan Dira

"Sialan lo ya anjing" Balas Cavin seraya berteriak untuk ikut menyusul tiga manusia yang sudah memasuki gerbang sekolah itu


Ig : lidya.wti

Jangan lupa follow ig aku dan jangan lupa vote untuk part ini ya Redears

Buat kalian yang melihat ada typo di setiap part mohon di bantu untuk memperbaiki lewat komen ya, aku bakalan revisi setelah cerita ini end

Thank you udah sabar untuk nungguin cerita ini up

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 18, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Love Cold Boy? [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang