Episode 24

1K 184 15
                                    

(31 desember 2020)

Dup dup dup (suara musik PUB barbegitu keras)

Lisa sedang tidak sadarkan diri

Bukan karena alkohol.

Brug lisa jatuh

Kepalanya bahkan terbentur sangat keras

(Minuman yang ia pegang jatuh menyebabkan gelas kaca tersebut pecah)

Lisa tidak tau bahkan apa yang terjadi setelah ia meneguk wine

*sial! Gumam lisa namun suara itu tidak bisa keluar denhan jelas dari dalam mulutnya

*Ada apa denganku...  Apa aku akan mati...

Lisa tidak sadarkan diri

Seketika pendengaran tentang  kerumunan manusia perlahan semakin mengecil dan penglihatannya memudar.

Kejadian setelah lisa jatuh tidak sadarkan diri di klub dalam rangka perayaan tahun baru..

Beberapa saat kemudian

Tap tap tap

Suara musik berubah menjadi suara langkah kaki berlari menuju sebuah gedung yang tidak lain adalah rumah sakit.

Tentunya hanbin sangat khawatir dengan keadaan adik semata wayangnya. Bagaimana ia mnjaga adiknya menangisi adiknya yang susah di atur

Walau sering dibuat kesal oleh ulah adiknya. Tapi hanbinlah yang slalu mengerti bahkan menjadi orang yang terdepan untuk keselamatan adiknya

"Lisa bodoh apa yang terjadi" Hanbin sang kakak ter engah memapah adiknya menuju ruangan IGD

Hanbin menyusuri ruangan IGD yang jauh karena june memarkirkan mobilnya jauh dari lobby rumah sakit karena ada ambulans yang terparkit panjang disana

"Sial kenapa harus parkir mobil jauh june gila " Iya terus berlari ter engah engah

"Ayolah lisa jangan mati dulu.. Berbakti dulu padaku baru mati" Bisa bisanya hanbin menghujani kata kata ketika adiknya sekarat

Lisa yang tidak sadarkan diri terilhat wajahnya yang pucat dengan cepat Hanbin meletakkan di ranjang tidur pasien  IGD.

"Cepat cepat, adikku sudah sekarat cepat! " Hanbin khawatir ia benar benar tidak bisa berkata apapun melihat sang adik seperti ini.

Tidak tau apa lagi di fikiran hanbin yang terpenting adalah menyelamatkan adiknya. Lalu mengingat kembali kejadia 15 tahun yang lalu dimana sang adik tidak sadarkan diri di aula sekolah

"Lisa bangun bodoh! " Mengumpat sambil menangisi adiknya

"Tuhan tolong selamatkan nyawa si bodoh ini " Hanbin menangisi adiknya

Ia hendak masuk keruangan IGD

"Biarkan dokter menangangi pasien terlebih dahulu " Ucap dokter yang melihat keadaan pasien

Setelah beberapa jam . Dokter telah menangangi lisa dan membawanya keruangan VIP rumah sakit tentunya disana hanbin dan sang ayah bobby sudah menunggu lisa siuman

Hanbin yang terus melihat lisa. Serta sang ayah bobby yang sudah tiba sejak 1 jam yang lalu.

"Lisa buka matamu bodoh" Teriak hanbin yang masih terus menggoyangkan tubuh adiknya yang tidak sadarkan diri

"Hanbin hentikan itu. Dokter sudah menangani jadi kita tunggu sampai dia sadar" Bobby terus berjalan memutar balik dengan keadaan panik dengan apa yang sudah di jelaskan dokter

"Appa juga khawatir kan? Apa keadaan semakin serumit itu? Kenapa dokter tidak bisa memberikan apapun untuk membuatnya siuman. Dasar lisa bodoh. Ceroboh. " Ucap hanbin

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 2 days ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

PARFUME || JENLISATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang