Bab 5 (FlashBack)

442 31 1
                                        

Saint mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, Saint megempalkan tangannya pada setir menahan emosi yang benar-benar ingin meluap, ucapan Ayahnya benar membuatnya muak.

“Pho akan menikahkanmu dengan anak teman Pho”
“Pho sudah ku bilang aku tidak ingin menikah saat ini” Tolak Saint
“Sampai kapan Saint?, sampai Pho mati”
“Pho..”
“Untuk itu pho ingin melihat mu menikah Saint”
“Tidak pho, aku menolak “ ucap Saint pergi meninggalkan Phonya yang terpaku karena tolakan Saint.
“INGAT SAINT PHO TIDAK AKAN MEMBATALKAN ACARANYA, LUSA KALIAN HARUS BERTEMU KAU HARUS PIKIRKAN KEPUTUSANKU INI SAINT JANGAN TERUS MENCINTAI WANITA MURAHAN YANG TAK AKAN PERNAH HIDUP LAGI SAINT” Ucap teriak Suppapong yang marah karena Saint menolak pernikahan yang sudah ia putuskan karena wanita murahan yang sudah tiada. Saint berhenti melangkah ketika mendengar ucapan Phonya yang menghina kekasihnya.
“Dia bukan wanita murahan pho, dia wanita lebih baik dari pada para jalang di Barmu Pho..” ucap Saint dengan emosi, lalu Saint pergi menggunakan mobil sportnya dengan kecepatan tingginya pergi entah kemana.

Saint melangkah pelan dengan membawa seikat bunga mawar putih yang harum yang ia beli sebelum datang menemui sang pujaan hati, saint terus mengembangkan senyumannya yang manis menyembuyikan rasa hati yang berkecamuk.
“Hey sayang aku kembali lagi” ucap saint lembut. saint meletakkan bunga yang ia bawa diatas gununungan  tanah. Saint mencium batu nisan yang cukup bersih, karena saint sering membersihkannya setiap ia menyambangi kekasihnya.
“Sayang apa kau tak merindukanku hmm, padahal aku sangat merindukanmu”
“Sayang kau tahu Pho akan menikahkanku dengan anak sahabatnya, tapi aku hanya mencintaimu. apa yang harus kulakukan sayang untuk menghentikan keputusan gila Pho?”

Tes

Tes

“Hujan sayang aku pamit ya, besok kita bertemu lagi. datanglah kemimpiku sayang, aku merindukanmu” Pamit saint dengan mencium halus batu nisan sang kekasih. lalu melangkah pergi.

Saint melangkah cepat ke Apartementnya yang diam-diam dia beli tanpa diketahui oleh Phonya sendiri ataupun maenya. Disana sudah terdapat seseorang yang sangat saint kenal,dengan santainya meminum anggur mahal saint.
“Mean cari tahu siapa anak teman pho yang ingin dia nikahkan pada ku”
“Dia Perth, Perth Tanapon anak tuan Tanapon yang pertama”
“Ai sat dia laki-laki Mean”
“ hmm”
“Bukankah Tuan tanapon mempunyai anak gadis kenapa malah anak laki-lakinya yang ingin dinikahkan padaku, apalagi Pho menerimanya.”
“Apa kau gila mau menikahi anak dibawah umur, nanti kau bisa-bisa dihina sebagai pedofil”
"Itu lebih baik Mean dari pada aku menikah dengan laki-laki.”
“Perth Gay, dan dia telah mempunyai pacar ‘
"Dia sudah memiliki pacar tapi kenapa paman malah menikahkan anaknya padaku apalagi Pho setuju apa Pho tahu jika anak sahabatnya yang ingin dinikahkan oleh putranya telah memiliki kekasih?”
“Tuan tanapon adalah sahabat phomu dan Tuan tanapon sudah saling berjanji, ia tidak mungkin menjodohkanmu dengan putrinya yang masih kecil, untuk itu dia karena kebetulan putranya yang pertama sudah menyukai laki-laki, dan ia juga tidak merestui hubungan putranya bersama kekasihnya. jadi dia menyuruh perth menerima  pernikahan ini dan meyuruhnya untuk putus dengan kekasihnya, sedangkan kau tahu perth tidak bisa membatah keputusan ayahnya karena perth terlalu sayang sama ayahnya. dan Soal phomu tahu tidak aku tak tahu"
“Sial ternyata kenapa orang itu tidak bisa menolak sih, jika aku yang berjuang sendiri menolak pernikahan ini semakin susah”
“Tenang Saint sahabatku ada suatu hal yang akan membuat penikahanmu batal, tapi tidak bisa sekarang apalagi pernikahanmu akan dilaksanaknakan 1 minggu setelah kau dan dia bertemu"
“APA mean1 minggu lagi aku menikah setelah aku bertemu dengannya,  kenapa tidak bisa?”
“Karena apa yang kupikirkan belum terbukti, kita masih harus menunggu 1 bulan atau kebih”
"aku bisa mencari akal untuk memundurkan acara ini”
“Tidak bisa saint Pho mu bisa - bisa lebih keras , kau tahu tamperamen phomu saint jangan buat ulah”
“Hm aku tahu” ucap lesu Saint.
“Jalankan pernikahanmu tapi jangan sampai kau jatuh cinta padanya, jika kau jatuh cinta padanya aku takut nanti jika bukti itu sudah mencul kau akan sakit hati Saint”
“Bagaimana aku bisa mencintainya sedangkan aku normal yang mencintai seorang perempuan yang sekarang sudah meninggalkanku, kau tahu beribu cara apapun seseorang ingin membuat jatuh cinta padaku ia tidak bisa mendobrak hatiku”
“Sumua hal yang tidak mungkin menurutmu akan menjadi mungkin jika karena sudah takdirnya saint "  Ucap Mean tenang.

Lusa keputusan pernikahan saint dan perth telah diputuskan dan benar kata mean 1 minggu acara pernikahan dilaksanakan. Saint berusaha memundurkan acaranya dengan berbagai alasan tapi phonya tetap bersikeras. Saint pergi menghirup udara segar setelah keputusan pernikahannya diputuskan dari pada ia mendengar para orang tua yang mengobrol lebih baik ia pergi dari obrolan orang tua. Tiba-tiba seseorang datang mengampiri saint, tampa menoleh saint tahu dari wangi parfumnya jika dia adalah calon suaminya.
"Apa kau tak bisa membantah keputusan perjodohan ini?"
"Tidak" jawab singkat perth dengan wajah khas datarnya.
"Chekks...patuh sekali" ucap saint terseyum dingin lalu saint mengeluarkan sebatang rokok untuk menghilangkan stress.
"Kau merokok"
"Kenapa tak suka, jika kau tak suka bilanglah kepada keluargamu dan batalkan acara perjodohan ini"
"Tidak"
Saint terseyum sinis setelah mendengar jawaban singkat seseorang yang nantinya akan menjadi suaminya. Saint terdiam menatap langit dan berfikir jika dia akan menjalankan pernikahan ini sesuai intruksi sahabatnya, karena benar kata mean jika percuma sekali membujuk perth untuk pekerja sama membatalkan perjodohan ini.



See you Next chapter...semoga jalan cerita Flash backnya sebelum pernikahan kalian suka..😁



I'm Always By Your Side "Tanapon" (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang