NANA MARDIANA mahasiswa farmasi yang sedang stress memikirkan skripsi nya yang hampir 5 bulan belum kelar kelar, saat ia mau menemui dosen pembimbing nya ia malah tertabrak mobil demi menyelamatkan kucing kecil yang hendak melintas namun bukannya pe...
"Boleh deh klo itu kan gw ga kelihatan tua gitu, Ya udah deh" ucap Vani dan melenggang pergi membawa asga yang masi tertidur itu ke kamar.
Ia tak sadar jika sedari tadi ada seseorang yang terus melihat nya. "Apapun yang kau rencana kan, tak akan membuat ku tertarik pada mu " ucap nya sebelum pergi
___________________mama muda__________________
• • • • S
esuai rencana, Vani akan pergi bersama sang adik.
Seperti pagi ini terlihat Vani sudah keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit tubuhnya, menuju lemari pakaian.
Jika Vani yang dulu hanya sering memakai dress panjang sebatas mata kaki maka sekarang, maka Vani yang sekarang lebih menyukai kaos dan celana.
Setelah berias dengan meka up tipis sekarang tujuannya adalah ke kamar asga tuk membantu nya berias karna ia berencana akan membawa asga pergi bersamanya.
Saat membuka pintu ia di kejutkan dengan keberadaan anak itu di depan pintu.
"Mama" ucapnya dengan tersenyum sedang
"Loh anak mama udah siap, baru aja mama mau ke kamar kamu" Vani berucap sambil menggendong anak itu.
"Iyaaa mama tadi bibi acih bantuin acga ciap ciap" ucap asga yang sudah berada di gendongan sang mama
"Oh iya, printer nya anak mama" ucap Vani berjalan menuju meja makan
Hentakan suara sepatu yang menggema mengalihkan perhatian pria yang sudah duduk di sana.
"Eh tumben ni bapak mau makan disini biasanya juga ogah " benak Vani berucap bingung
Vani menarik kursi tanpa menghiraukan orang yang menatap nya tajam entah karna kesalahannya apa hingga dia di tatap seperti itu
"Asga mau makan apa sayang" ucap Vani memecah kegugupan nya, gimana ga gugup coba di tatap seperti ingin dimakan hidup hidup.
"Mau ayam goleng mama" ucap asga binar melihat makanan kesukaan nya tersaji di meja makan.
Vani mengambil makanan yang diinginkan asga, kemudian menyuapinya dengan telaten namun deheman seseorang mengalihkan perhatian nya.
Vani menaikan alis tanda bertanya apa maksud pria itu.
"Ambilkan" ucap asga
"What ambilkan apa" benak nya bertanya bingung
Saga yang melihat seperti nya wanita di depannya tak mengerti apa yang ia inginkan menghela nafas sambil melihat piring nya yang masih kosong dan mengambil makanan untuk dirinya sendiri.
Vani yang melihat nya semakin bingung apa maksud pria aneh ini.
Setelah selesai sarapan Vani berniat pergi bersama asga namun, cekalan tangan nya menghentikan nya ia berbalik tanda bertanya apa maksud pria aneh ini.
"Apa yang kau kenakan" ucapnya tenang namun ada sirat tak suka di dalamnya
Vani memandang pakaian nya yang menurut nya tak ada Yang aneh.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.