mama muda 10

8.6K 283 2
                                        

Saga menyeringai senang "ternyata kau seperti kebo jika tidur" benak nya

Ia melanjutkan kegiatan nya itu hingga lenguhan Vani yang ke dua berhasil memberhentikan nya.
"Seperti nya permintaan cukup sampai sini" ucap nya kembali mengancingkan kemeja itu.

Di buka nya kaos nya dan berbaring di sebelah Vani tanpa memiliki apa yang terjadi besok

•••

Rembulan telah berganti dengan sang Surya yang siap menyinari mahluk di dunia

"Shhh" suara ringisan vani terdengar, namun ia tetap tak kunjung bangun.

Saga yang melihat nya merasa gemas ia kembali mencengkram apa yang sudah menjadi mainan nya itu lebih keras.

"Shh aww" vani terbangun karena merasakan sakit dang langsung menghempaskan tangan kurang ajar itu

Vani menoleh dan langsung berdiri tegap" Lo apa apa sih anjing kurang ajar banget" ucap Vani marah gimana ga marah bangun bangun susah ada tangan yang lancang memegang dadanya.

Saga dengan santai nya duduk di pinggiran kasur dan menatap Vani yang sedang berkoar koar.

"Kenapa itu punya" ucap nya santai dan menyalakan rokok yang entah dari mana ia dapatkan.

"Bajingan ini punya calon suami gw" ucapnya marah dan segera menuju pintu.

Tanpa di sangka ketika Vani ingin membuka pintu di hentikan oleh tarikan saga yang langsung mengurung badannya dengan ke dua tangan.

Saga memegang dagu Vani agar menatap nya.
" Siapa yang kau sebut calon suami" ucapnya tenang namun terkesan menyeramkan.

Vani tak menjawab dia sudah cukup melihat kelakuan suami nya ini Vani tak lupa bahwa dia akan segera bercerai dengan saga.

"Rahasia lah, Lo siapa sampai harus tau segala" ucap nya santai dan langsung menendang area selangkangan saga.

Saga menggeram menahan sakit sambil memegang adik nya itu. Vani tak menyia nyiakan kesempatan segera ia pergi meninggalkan kamar itu menuju kamar asga.

Di kamar asga ia membersihkan diri untung nya ada baju yang tertinggal.

"Mama asga mau cocic" ucap asga sambil menunggu Vani yang menyisir rambut nya gaya cekmek.

"Boleh, bentar ya sayang" jawabnya.

•••

Mereka menuruni tangga tanpa di sangka ada saga yang tengah duduk di meja makan dan menatap permusuhan pada Vani.

Namun apa perduli Vani ia super super tak peduli.

Vani mendudukkan asga "benar ya mama masakin dulu" ucapnya tersenyum dan segera membuat Kan asga sosis.

Vani melihat sedari awal bapak dan anak itu tidak berbicara sama sekali entah lah mereka seperti cosplay menjadi patung entah kenapa asga seperti nya tak bergairah jika bersama saga, namun sepertinya Vani merasakan tatapan seseorang tertuju padanya dan ternyata benar asga sedang menatap nya dari atas hingga bawah.

"Makanan datang" ucap Vani sambil membawa makanan, sebenar nya di meja sudah di siapkan makanan oleh para pelayan namun karna asga yang meminta kenapa tidak.

"Yeeee" ucap asga berbinar.

Vani segera mengambil kan makanan untuk asga. Asga tentu menerima dengan baik dan memakan lahap.

Vani mengalihkan perhatian pada saga yang seperti belum makan dan hanya terfokus pada handphone di tangannya.

"Ekhem" batuk nya mengkode saga, namun saga hanya melirik kemudian kembali memfokuskan pada handphone nya.

MENDADAK JADI MAMA!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang