NANA MARDIANA mahasiswa farmasi yang sedang stress memikirkan skripsi nya yang hampir 5 bulan belum kelar kelar, saat ia mau menemui dosen pembimbing nya ia malah tertabrak mobil demi menyelamatkan kucing kecil yang hendak melintas namun bukannya pe...
Seperti nya kau sudah tak haid" bisik saga tepat di telinga nya.
Vani menatap saga tau maksud kata itu "tolong selamatkan gw" benak nya teriaknya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•••
Setelah selesai makan malam mereka memutuskan untuk mengobrol di ruang keluarga termasuk Bagas.
Asga sudah nemplok dengan kakeknya sedari tadi.
"Kakek kemalin acga ke rumah nenek tau telus main sama onti pia"
"Loh kok cuma kakek aja sih yang di kasi tau nenek enggak" ucap mommy Linda pura pura bersedih.
"Oo iya lupa ada nenek hehe, nenek tau onti pia kemalin di talik lambut nya cama uncle itu" tunjuknya pada Bagas.
Terlihat muka mereka syok tak menyangka sampai saga dan Dady Xander pun sama syok nya.
"Anak gw ni senggol dong" batin Vani
Tatapan mereka semua tertuju pada Vani seakan meminta penjelasan. "Nak bisa kamu beritahu semua nya" tanya mommy linda
Tatapan Vani jatuh pada Bagas yang seperti nya memberikan sorot mata memohon untuk tidak di beri tahu. "Gw emang gak mau kasi tau ogep tapi" batinnya menyeringai.
"em maaf mommy Vani rasa yang berhak untuk menceritakan semua nya itu Bagas langsung namun yang di katakan asga benar" ucap Vani ia sengaja untuk menyuruh Bagas cerita sendiri Dengan bumbuan yang dikatakan asga benar agar Bagas nanti tidak membolak balikkan fakta.
"Ke ruang kerja sekarang" ucap Dady Xander memberi perintah Vani tak mengerti awal nya namun ketika melihat saga dan Bagas mebgekori nya ia jadi tahu bahwa perintah itu di tujukan oleh Bagas, saga.
Setelah nya Vani asga dan mommy Linda seakan melupakan masalah itu sejenak dan kembali bercerita.
•••
Pov
Terlihat para pria duduk dengan sang Dady Xander dan saga yang duduk tenang single sofa yang pembatas meja sebagai penghalang. sedangkan Bagas sendiri duduk di sofa panjang yang berhadapan langsung dengan meja.
"Apa Baner bagas" ucap Dady Xander tenang.
"Dad aku bisa jelasin" ucap Bagas terlihat gelisah