"Kak Lo mau tau kan orang yang ngurusak hubungan gw ya ni orang" ucap via
Vani yang mendengar nya pun jelas terkaget bukan main.
"Protagonis wanita anaa" benaknya
Saat
"Tapi kenapa jadi pelayan "
" Terus berarti tadi dia sengaja dong"
•••
"Oalah biji Ketapang tau gitu gw aja yang Jambak babi ini"
Vani tak lagi melerai mereka, biarlah via melakukan tindakan terpuji itu.
Namun tanpa di sangka sangka sang pengeran berkuda babi datang untuk menyelamatkan sang babi lainnya.
"Lo ngapain ana via" ucap seseorang siapa lagi kalau bukan Bagas
"Buta mata Lo, buta lihat pacar Kesayangan Lo ini berani beraninya cari masalah sama Kaka gw" ucap via lantang namun tak di pungkiri bahwa suara nya sedikit bergetar menahan air mata yang ingin keluar, gimana ga coba tunangan nya sendiri bela cewe lain di depan dirinya.
"Tapi ga usah main kekerasan, Kaka Lo juga ga papa kan" bentak nya .
"Mata Lo ga papa- " ucap Via terpotong. Dengan santainya Vani menyiram air panas tepat di mana ana menyiram nya
"Udah kan kita impas" ucap Vani yang sudah berdiri di hadapan ana.
"Hiks hiks hiks" suara tangis ana terdengar ia menggandeng tangan Bagas seolah olah sedang mencari perlindungan.
"Kak Lo apa apan sih, sekarang Lo mau ikut ikutan urusan dia gitu." ucap Bagas kembali dengan nada marah
" Iya kenapa via adek gw terserah dong klo gw ngurusin urusan dia apalagi yang bersangkutan sama cewe jablay dan cowo bajingan kek Lo" rantang Vani.
Bagas mencengkram tangan Vani yang menunjuk dirinya.
"Untung Lo istri Abang gw, kalau ga undah habis Lo" ucap Bagas
"Anjir nyeri Cok" merasa nyeri dengan tangan yang di cengkram itu tapi ya kali dia kelihatan lemah di hadapan ni orang.
Vani menendang tulang kering bagas agar cengkraman itu terlepas. Dan benar saja cengkraman itu terlepas.
"Apa istri Abang Lo, sori sori ye mantan istri lebih tepatnya sekarang Lo mau apa hah" ucap Vani dengan percaya diri, Bagas syok mendengar itu
"Denger ya bagasnjing sekarang urusan via jadi urusan gw juga masalah via masalah gw juga, buat Lo anaanjing ga usah khawatir Bagas bakal di ambil ma via gw pastiin itu, lagipun gw ga setuju' adek tersayang gw ini bersanding sama remahan rengginang yang ga berani" ucap vani dengan penekanan di akhir nya.
Vani menarik tangan via untuk pergi dari tempat itu namun sebelum pergi ia sempat memanggil pelayan kafe dan mengucapkan bahwa ana yang akan membayarkan.
•••
Pov saga
Terlihat seorang pria yang duduk di kursi kebesaran nya dengan di temani oleh berkas berkas, saga memang melihat berkas berkas itu dengan teliti namun dia juga sedang memikirkan sifat istrinya yang bener benar berubah.
KAMU SEDANG MEMBACA
MENDADAK JADI MAMA!
Novela JuvenilNANA MARDIANA mahasiswa farmasi yang sedang stress memikirkan skripsi nya yang hampir 5 bulan belum kelar kelar, saat ia mau menemui dosen pembimbing nya ia malah tertabrak mobil demi menyelamatkan kucing kecil yang hendak melintas namun bukannya pe...
