HAL TAK TERDUGA

44 11 20
                                        

Yejin pun dengan sedikit terpaksa, akhirnya menghampiri ruangan Yoongi, karena niat hati Yejin ingin menghindari Yoongi tapi tidak akan mungkin bisa, karena Yejin masih harus mendapatkan tanda tangan dari beberapa hari ini Yejin di bimbing oleh Yoongi.

Tapi malah mendapatkan pemandangan yang membuat Yejin kesal, pasalnya Yejin berpapasan dengan seorang dosan yang cantik dan terlihat akrab dengan Yoongi.

Tapi sebisa mungkin Yejin menunjukkan sikap biasa saja,

"Ada apa Bapak memanggil saya?" Tanya Yejin

"Duduk!" Ucap Yoongi masih fokus mengerjakan beberapa berkas tanpa melihat ke arah Yejin

Yejin mendudukan bokongnya di atas sofa sambil menunggu Yoongi yang mengerjakan laporan miliknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Yejin mendudukan bokongnya di atas sofa sambil menunggu Yoongi yang mengerjakan laporan miliknya.

Tidak terasa waktu Yejin sejak datang ke ruangan Yoongi sampai detik ini tidak ada pertanyaan yang di lontarkan Yoongi untuk Yejin.
Sampai kesabaran Yejin pun perlahan mulai pudar

"Ehem...Pak, saya permisi keluar!"
Ucap Yejin sambil berdiri dan meraih tas miliknya.

Mendengar ucapan Yejin, Yoongi baru tersadar jika dirinya mengabaikan Yejin hampir setengah jam, karena entah kenapa Yoongi kesal hanya dengan mengingat dan memikirkan jika Yejin berpenampilan seperti sekarang, yang mengenakan rok minim.

"Memangnya saya ada ngizinin kamu buat ninggalin ruangan saya?!" Ucap Yoongi  meletakkan berkas dan melepas kacamatanya lalu perlahan berjalan menghampiri Yejin yang seketika mematung saat mendengar ucapan Yoongi barusan.

Kini jarak Yoongi dan Yejin benar-benar dekat,

"Kenapa kamu saya perhatikan, beberapa hari ini tidak menemui saya, apa kamu sudah tidak ingin mendapatkan nilai dari saya?"

"Saya sibuk!" Ucap Yejin ketus.

Entah kenapa mendapat jawaban itu dari Yejin justru Yoongi tidak menyukainya.

"Saya tidak masalah jika kamu tidak ingin mendapat nilai dari saya, simple saja saya akan bilang dengan Dosen yang selalu membangga-banggakan kamu, jika ternyata murid kebanggaannya ternyata hanya seorang mahasiswi yang pemalas!"
Ucap Yoongi menatap Yejin.

"Yaaiiissshh Bapak tau apa tentang saya, toh Bapak saja tidak mengenal saya, jadi stop sok tahu tentang saya!"

"Tanpa harus saya tahu pun tentang kamu, buktinya saja kamu mengabaikan semua tanggung jawab kamu sebagai mahasiswi, bukankah kamu di beri tanggung jawab oleh Dosenmu untuk mengikuti arahan dari saya, sekarang saya tanya kenapa kamu seolah menghindar dari saya?"

"Oh ternyata Bapak menyadari perubahan sikap saya!"

"Dan satu lagi saya minta jika pelajaran saya, saya tidak ingin melihat kamu berpakaian seperti ini!" Ucap Yoongi

"Loh kenapa Bapak tiba-tiba membahas gaya berpakaian saya, memangnya ada yang salah dengan pakaian yang saya kenakan, dan kenapa juga cuma saya yang Bapak larang berpakaian seperti ini,  sementara rekan kerja Bapak Dosen magang barusan lebih minim bahan di banding dengan saya, toh Bapak tidak melarangnya, bukankah itu tidak adil, lagi pula memangnya Bapak fikir Bapak siapa yang melarang saya berpakaian seperti ini, Bapak bukan pacar saya?" Ucap Yejin akhirnya mengeluarkan unek-unek yang Yejin tahan dari kemarin.

Future HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang