CEMBURU

44 12 14
                                        

Saat Yejin sampai di rumah, Yejin langsung membersihkan diri lalu setelah selesai Yejin mengambil handphonenya yang Yejin letakkan di atas nakas tempat tidurnya.

Yejin mencoba menghubungi Eonni yah tapi sepertinya perbedaan waktu yang menjadi kedalanya, akhirnya Yejin mengirim pesan setelah panggilan telepon ke duanya tidak di terjawab.

✉️
"Eonni gimana kabarnya, sepertinya kamu sibuk banget yah, sampai tidak menghubungi adiknya ini, tega yah!"

Lalu setelah mengirim pesan Yejin merebahkan dirinya lagi ke atas tempat tidur, karena hari ini adalah hari libur dia ke kampus.

✉️
"Lagi apa?" Tiba-tiba ada pesan masuk saat Yejin baru memejamkan kedua matanya.

Yejin meraih kembali handphone miliknya yang Yejin letakkan di atas nakas.

Saat layar handphone terbuka, terpampang nama Yoongi yang Yoongi sendiri lah yang menyimpan nomornya.

Yejin agak lama menatap layar handphonenya, bukannya membalas justru Yejin sengaja membalik handphone miliknya karena Yejin tidak berniat membalas pesan Yoongi.

Saat Yejin hendak memejamkan mata,

*Drrrrttttttt*

Handphone milik Yejin bergetar karena sebelumnya handphonenya di buat mode getar.

Yejin pun menggeser tombol hijau

"Yeoboseyo!"

"Eonni jinjja bogisipo!" Ucap Yejin saat mengetahui jika kakaknya menelepon.

"Nado Yejin_ah, mianhaeyo aku baru bisa mengabarimu hari ini, karena belakang ini aku benar-benar sibuk!"

"Nee, yang penting Eonni baik-baik saja di sana, Eonnni makan dengan teratur kan?"

"Iya sayang, kamu sendiri gimana, lalu ada cerita apa selama kamu kuliah!"

"Hampir Aku lupa cerita, Eonni jika aku ingin menikah apa kamu akan mengizinkannya?"

"Mwo, Yejin_ah jangan bercanda kamu!" Ucap Yeri tiba-tiba nada suaranya berubah.

"Aku sedang tidak bercanda Eonni, ada seseorang yang ingin menikahiku, aku menerimanya karena dari awal bertemu dengannya aku jatuh hati padanya Eonni!"

"Tau apa kamu tentang cinta, Eonni hanya tidak ingin kamu salah dalam mengambil keputusan sayang, coba fikirkan lagi!"

"Aku sudah yakin dengan pria ini, dan keluarga mereka pun serius tentang ini, jadi aku hanya ingin Eonni mengizinkannya!" Ucap Yejin

"Lalu bagaimana dengan kuliahmu, jika kamu tetap akan menikah, seperti apa dia, memangnya kamu sudah mengenalnya lama?" Tanya Yeri selidik.

"Jika Eonni ingin tau lebih banyak bukankah lebih baik jika Eonni menemuinya, karena keluarga ingin bertemu denganmu untuk melamarku!"

"Kapan Eonni bisa pulang, biar aku bilang padanya!"

"Yejin_ah tidak bisakah!" Ucap Yeri tiba-tiba terpotong karena Yejin memotongnya,

"Eonni, aku tidak pernah meminta atau merengek apapun kan padamu, dan semua yang kamu minta aku selalu menurutinya, jadi sekarang giliran aku untuk memintamu agar membiarkanku bahagia dengan keputusan yang aku ambil ini!"

"Huft,,,baiklah katakan pada calonmu aku akan pulang besok lusa, suruh dia untuk menemuiku!" Ucap Yeri pasrah saat mendengar ucapan Yejin barusan.

Setelah mengatakan itu panggilan telepon pun terputus sepihak.

*KEESOKAN HARI*

Yejin seperti biasa bersiap untuk pergi ke kampus dengan dandanan yang simple dan sedikit berdandan
Yejin seperti biasa berangkat menaiki bus menempuh perjalanan hampir 40 menit, akhirnya Yejin sampai di kampus.

Future HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang