Seorang Wanita cantik bernama Kim Yejin yang mempunyai kakak perempuan bernama Kim Yeri mereka terpaut usia 7 tahun, Yeri sangat menyayangi adiknya melebihi apapun bahkan sang kakak rela mengorbankan masa depannya demi sang adik.
tapi alur takdir t...
"Jika benar memang kamu setuju, Halmoni senang sekali mendengarnya karena Yejin itu gadis yang baik menurutku, bahkan dia rela terluka hanya karena menolong nenek tua sepertiku!" Ucap Halmoni menjelaskan
"Hah, maksudnya Halmoni?" Tanya Yoongi tiba-tiba,
"Apa kamu tidak penasaran bagaimana awal mula aku bertemu dengannya?"
"Memangnya bagaimana awalnya kalian bisa bertemu?" Tanya Yoongi setelah selesai sarapan,
Di ruang tamu hanya ada Halmoni dan Yoongi, karena Jimin sudah berangkat pagi sekali.
"Jadi waktu itu, aku sedang menunggu Jimin karena dia telat menjemputku, tiba-tiba aku di jambret, tasku di bawa kabur oleh jambret itu lalu Yejin mengejar jambret tersebut, dan saat Yejin datang mengantarkan tasku, aku masih ingat jelas sudut bibir dan hidungnya berdarah, dia memang gadis pemberani yang pernah aku temui, dengan postur tubuh sekecil itu dia dengan berani!"
Setelah mendengar penjelasan sang Nenek, Yoongi hanya terdiam tanpa merespon apapun.
"Aku berangkat dulu, Halmoni jangan terlalu capek, obatnya di minum, seperti aku tidak akan menginap karena aku akan pulang larut!"
"Iya baiklah!"
"Yoongi_ah!" Panggil Halmoni saat Yoongi sudah berada di ambang pintu,
"Kapan rencana kita akan datang ke rumah Yejin untuk melamarnya!" Tanya Halmoni.
"Nanti aku akan tanyakan dulu pada Yejin, kapan keluarganya kumpul!"
"Baiklah!"
Setelah itu, Yoongi pun pergi mengendarai mobilnya menuju kampus.
Selama dalam perjalanan ke kampus, entah kenapa ucapan Halmoni terngiang di fikiran Yoongi tanpa bisa di cegah.
"Semoga dengan keputusan yang aku ambil sekarang yaitu menuruti kemauan Halmoni untuk menikah dengan Yejin kedepannya tidak akan membuatku menyesal!" Ucap Yoongi sedikit ragu.
Setelah itu Yoongi kembali fokus mengendarai mobilnya. Tak berapa lama akhirnya Yoongi sampai di halaman parkiran kampus, saat Yoongi memarkirkan mobil miliknya hendak turun tiba-tiba,
"Selamat pagi pak Yoongi!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Oh anda rupanya bu Luna, selamat pagi!" Sahut Yoongi ramah.
Akhirnya mereka berdua jalan bersama menuju ruang kerja mereka masing-masing.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.