7 pemuda pelajar yang melakukan eksplorasi tugas di desa Prahara (celaka), namun tanpa mereka sadari ada sesuatu yang menjanggal di desa tersebut, tetapi apakah mereka bisa bertahan dan kembali pulang bersama?...
📍A collaborative horror story by R...
Malam harinya, seusai mereka melaksanakan semua kegiatan pada hari itu, kini saatnya untuk mereka beristirahat namun, mereka terlebih dahulu melaksanakan sholat isya berjamaah sebelum beristirahat.
"Alhamdulillah, kegiatan kita hari ini berjalan dengan lancar ya, meskipun sempet ada beberapa gangguan dan hal-hal yang kita tidak inginkan tapi, setidaknya semua nya lancar dan tidak ada sesuatu hal yang merusaknya" ucap Adam kepada teman-temannya.
"Eh tapi, gua masih penasaran deh sama isi musholla itu" ujar Cahya
"Udahlah cah, gausah di pikirin banget, inget kita di sini buat melakukan penelitian bukan buat kepo sama hal yang ada di desa ini" ucap Bima
"Bener apa kata Bima, kita di sini buat ngerjain tugas bukan buat ikut campur sama hal atau apapun yang terjadi di desa ini"
"Tapi dam, ki-"
BRUK
Belum sempat menyelesaikan perkataannya, mereka semua termasuk Cahya, fokusnya terpecah ketika mendengar ada sebuah benda besar jatuh.
"Dam, a-apa itu dam" tanya Cahya gemetar
"Tenang guys tenang" Adam tengok kanan kiri guna mengecek keadaan dan ia pun beranjak berdiri mengikuti sumber suara yang ia dengar tadi
"Sumber suaranya tadi dari kamar depan" jelas Cakra
"Berarti kamar cewe" Adam langsung bergegas jalan menuju kamar itu
Ceklek
Pintu itu terbuka dan memperlihatkan jelas jendela kamar itu pecah persis di tengah dan terdapat sebuah gundukan batu yang cukup besar dimana di batu tersebut terdapat juga sebuah robekan kertas yang di ikat di batu itu.
"Anjing!"
"BIMA BIMA" Adam berteriak memanggil Bima. Tak lama kemudian Bima langsung beranjak bangun dan menghampiri Adam.
"Kenapa da-" Bima kaget saat memasuki ruangan kamar itu yang sudah di penuhi oleh beling-beling kaca.
"Bim, ada orang yang mengawasi kita kayanya"
"Tapi siapa dam?"
"Gua juga gatau bim, tapi yang pasti dia yang melempar batu ini yang mengawasi kita"
"Yaudah sekarang kita ke depan, ambil batunya"
Bima dan Adam pun berjalan keluar dari kamar tersebut dan membawa batu itu juga.
"Ada apa dam" Ayu bertanya namun pertanyaannya di hiraukan oleh Adam yang sibuk melepas ikatan tali di batu itu.
"Di kertasnya ada tulisan jawa"
"Coba sini gua baca dam" Adam menyodorkan kertas itu ke Bima
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.