HAPPY READING
•
•
•
Keesokan paginya, mereka semua tengah sarapan bersama di depan TV. Suasana sangat hening, hanya terdengar suara film kartun yang sedang tayang. Sampai ketika Damar membuka topik pembicaraan mereka.
"Dam"
Adam mendongakkan kepalanya dan melihat ke arah Damar.
"Hm, kenapa mar?" Adam kembali nunduk menyantap makanannya.
"Soal Dewi, lu mau ngejelasinnya gimana ke ortunya?"
Adam yang tadinya tengah menyendok nasinya, tidak jadi karena mendengar pertanyaan Damar, malahan dia menaruh piringnya dan meminum segelas air.
"Huftt, dari kemarin juga yang gua pikirin itu mar"
"Sebenarnya gua agak takut sih kalau mama nya Dewi salah paham"
"Takutnya dia mengira yang nggak nggak ke kita"
Adam mengambil piringnya dan menyantap kembali makanannya.
Mendengar jawaban Adam mereka semua hanya bisa diam. Karena tidak ada yang menyangka jikalau hal ini akan terjadi.
"Kalo soal Cahya, gimana dam?"
"Kita kan belum tau pasti dia kabur atau gimana keadaannya" Tanya Ayu.
"Soal itu, gua akan coba mulai cari Cahya nanti siang ke beberapa tempat terdekat"
"Lu yakin mau nyari dengan cara kaya gitu?" Pertanyaan Bima membuat Adam berhenti mengunyah makanannya.
"Kita pendatang loh dam, ga bisa seenaknya kaya gitu"
Adam menatap Bima sinis. Entah mengapa akhir-akhir ini, sikap Bima selalu membuat Adam kesal.
"Lu kenapa sih bim? Selalu ngehalangin sesuatu hal yang mau gua kerjakan"
"Padahal itu kan buat kebaikan kita" Ujar Adam dengan nada kesalnya.
Bima menaruh piringnya dengan kencang dan menghadap ke Adam. Cakra dan Damar yang melihat itu, dengan cepat mendekat ke arah Bima.
"Asal lu tau ya dam, gua ngelakuin ini karena gua peduli sama lu" Ujar Bima sambil ia menunjuk ke arah Adam.
"Emangnya lu mau, kita kenapa kenapa karena kecerobohan lu itu hah?"
"Dan asal lu tau, ini semua TERJADI KARENA KECEROBOHAN LU BANGSAT" Bima meninggikan sekaligus menekankan nada bicaranya di akhir.
"STOP BIMA" Adam membentak.
Lalu ia menatap Bima dengan tajam.
"GUA TAU INI KESALAHAN GUA, TAPI GAUSAH LU UNGKIT UNGKIT TERUS JUGA ANJING"
"KALO LU GA SUKA SAMA KEBERADAAN GUA, BILANG ANJING BILANG"
KAMU SEDANG MEMBACA
IMAM & MAKMUM
Terror7 pemuda pelajar yang melakukan eksplorasi tugas di desa Prahara (celaka), namun tanpa mereka sadari ada sesuatu yang menjanggal di desa tersebut, tetapi apakah mereka bisa bertahan dan kembali pulang bersama?... 📍A collaborative horror story by R...
